- Nelayan: Perhatikan tinggi gelombang dan kecepatan angin sebelum melaut.
- Operator kapal: Pantau pembaruan informasi cuaca maritim dan peringatan dini BMKG.
- Pengguna transportasi laut: Ikuti arahan petugas pelabuhan terkait keselamatan pelayaran.
- Wisatawan pantai: Hindari aktivitas di laut apabila kondisi gelombang membahayakan.
Kondisi Perairan Lampung 3 November 2026, Awas Gelombang Laut 4 Meter

- BMKG memperingatkan gelombang 2,5–4 meter di Selat Sunda selatan Lampung dan 1,25–2,5 meter di Perairan Barat Lampung, berlaku 2–5 November 2026 pukul 07.00 WIB.
- Angin di perairan Lampung bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 2–25 knot; kecepatan tertinggi terpantau di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda selatan.
- Nelayan, operator kapal, pengguna transportasi laut, dan wisatawan pantai diimbau mengutamakan keselamatan, memantau informasi BMKG, mengikuti arahan pelabuhan, serta menghindari laut saat gelombang berbahaya.
Bandar Lampung, IDN Times – Masyarakat beraktivitas di perairan Lampung perlu mewaspadai gelombang tinggi, Selasa (3/11/2026). Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gelombang laut di Selat Sunda bagian selatan Lampung berpotensi mencapai 2,5 meter–4 meter.
Sementara itu, Perairan Barat Lampung berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25–2,5 meter. Peringatan gelombang tinggi yang tersedia berlaku pada 2–5 November 2026 pukul 07.00 WIB.
Nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau mengutamakan keselamatan serta mengikuti informasi cuaca maritim terbaru dari BMKG. Berikut IDN Times sajikan kondisi perairan Lampung hari ini.
1. Tabel kondisi perairan Lampung 3 November 2026
Wilayah Perairan | Kondisi Cuaca | Tinggi Gelombang | Kecepatan Angin | Arah Angin | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|
Perairan Barat Lampung | Hujan ringan hingga berawan tebal | 2,3–2,4 meter | 13–16 knot | Tenggara | Gelombang sedang |
Selat Sunda Selatan Lampung | Hujan ringan, udara kabur hingga berawan | 2,4–2,6 meter | 6–11 knot | Timur hingga tenggara | Berpotensi gelombang tinggi |
Perairan Teluk Lampung Bagian Utara | Hujan ringan hingga berawan tebal | 0,9–1,4 meter | 2–4 knot | Bervariasi | Gelombang rendah hingga sedang |
Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan | Hujan ringan hingga cerah berawan | 0,8–1,3 meter | 3–5 knot | Bervariasi | Gelombang rendah |
2. Gelombang tinggi di Selat Sunda Selatan Lampung

ilustrasi gelombang laut (unsplash.com/splashabout) Selat Sunda bagian selatan Lampung menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian karena tinggi gelombang diprakirakan mencapai 2,5 meter–4 meter dalam periode peringatan BMKG. Kondisi tersebut berisiko mengganggu aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal berukuran kecil, perahu nelayan, dan transportasi laut yang melintasi wilayah tersebut.
Sementara itu, Perairan Barat Lampung juga perlu diwaspadai karena tinggi gelombang berpotensi mencapai 2,5 meter. Nelayan dan operator kapal diimbau memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berangkat melaut.
3. Pola angin di perairan Lampung

ilustrasi angin laut (pexels.com/kellie-churchman) BMKG mencatat pola angin di perairan Lampung secara umum bergerak dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 2–25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung. Kondisi angin tersebut perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi tinggi gelombang dan keselamatan pelayaran.
4. Imbauan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut

ilustrasi nelayan (Pexels.com/Quang Nguyen Vinh) Masyarakat yang beraktivitas di perairan Lampung disarankan memperhatikan beberapa hal berikut:






















