Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 2 November 2026, Potensi Gelombang 2,5 Meter

Bandar Lampung
2 min read
Kondisi Perairan Lampung 2 November 2026, Potensi Gelombang 2,5 Meter
ilustrasi gelombang tinggi (pexels.com/Ondosan Sinaga)
  • BMKG memperingatkan potensi gelombang sedang setinggi 1,25–2,5 meter di sejumlah perairan Lampung pada 1–4 November 2026 hingga pukul 07.00 WIB.
  • Angin umumnya bergerak dari timur hingga selatan dengan kecepatan 2–25 knot; kecepatan tertinggi terpantau di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan, dan Teluk Lampung.
  • Nelayan, operator kapal, dan pengguna laut diminta memantau cuaca, memperhatikan angin serta kelayakan kapal, memakai perlengkapan keselamatan, dan mengikuti arahan petugas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Senin (2/11/2026) perlu menjadi perhatian nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut. Itu karena, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi potensi gelombang kategori sedang dengan ketinggian mencapai 1,25 meter–2,5 meter di sejumlah perairan Lampung.

Berdasarkan peringatan dini BMKG yang berlaku 1–4 November 2026 pukul 07.00 WIB, pola angin di perairan Lampung umumnya bergerak dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 2–25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan Lampung, serta Perairan Teluk Lampung bagian selatan dan utara.

1. Kondisi perairan Lampung 2 November 2026

Wilayah Perairan

Arah Angin

Kecepatan Angin

Tinggi Gelombang

Kategori

Perairan Barat Lampung

Timur–Selatan

2–25 knot

1,25–2,5 meter

Sedang

Selat Sunda Selatan Lampung

Tenggara

9–12 knot

2,2–2,5 meter

Sedang

Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan

Timur–Selatan

2–25 knot*

1,25–2,5 meter*

Sedang*

Perairan Teluk Lampung Bagian Utara

Timur–Selatan

2–25 knot*

1,25–2,5 meter*

Sedang*

  1. 2. Potensi gelombang sedang di Perairan Lampung

    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)
    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

    BMKG mengategorikan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter sebagai gelombang sedang. Kondisi ini perlu diperhatikan oleh nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang melakukan aktivitas penyeberangan maupun wisata bahari.

    Kecepatan angin yang mencapai 25 knot di sejumlah wilayah perairan juga perlu diantisipasi karena dapat memengaruhi kondisi gelombang laut.

  2. 3. Imbauan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut

    ilustrasi nelayan (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
    ilustrasi nelayan (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

    Menghadapi potensi gelombang sedang, masyarakat yang beraktivitas di perairan Lampung perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

    • Memantau informasi cuaca maritim. Nelayan dan operator kapal perlu memeriksa pembaruan prakiraan BMKG sebelum berangkat.
    • Memperhatikan kondisi angin. Hindari memaksakan perjalanan ketika angin bertiup kencang dan kondisi laut memburuk.
    • Menggunakan perlengkapan keselamatan. Pastikan jaket pelampung dan perlengkapan keselamatan lainnya tersedia.
    • Mempertimbangkan kondisi kapal. Perhatikan kapasitas muatan dan kelayakan kapal sebelum melaut.
    • Mengikuti arahan petugas. Patuhi informasi keselamatan dari otoritas pelabuhan dan petugas terkait.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More