Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemkot Bandar Lampung Benahi 12 Infrastruktur Jalan dan Trotoar

Bandar Lampung
3 min read
Pemkot Bandar Lampung Benahi 12 Infrastruktur Jalan dan Trotoar
Perbaikan jalan di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
  • Pemkot Bandar Lampung menangani 12 proyek infrastruktur tahun ini, meliputi peningkatan jalan beton dan revitalisasi trotoar untuk mendukung mobilitas serta kenyamanan warga.

  • Delapan ruas jalan di Sukabumi, Sukarame, dan Tanjung Senang ditingkatkan dengan beton; Jalan Batu Suluh mendapat tambahan 1 kilometer melalui APBD Perubahan 2026.

  • Empat lokasi trotoar direvitalisasi, sementara konstruksi beton ditargetkan lebih tahan beban kendaraan dan genangan air; masyarakat diminta mendukung kelancaran pekerjaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times – Dua belas proyek pembenahan infrastruktur jalan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Mulai dari peningkatan kualitas jalan menggunakan konstruksi beton hingga revitalisasi trotoar pada tahun 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengatakan, pengerjaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan menunjang mobilitas masyarakat.

Salah satu pengerjaan yang mendapat tambahan penanganan berada di Jalan Batu Suluh, Kecamatan Sukabumi. Pemkot berencana menambah perbaikan jalan sepanjang 1 kilometer melalui APBD Perubahan 2026.

"Untuk Jalan Batu Suluh sendiri akan kita tambah lagi perbaikannya sepanjang 1 kilometer dan masuk pada APBD Perubahan Kota Bandar Lampung," katanya, Selasa (3/11/2026).

  1. 1. Delapan ruas jalan ditingkatkan menggunakan beton

    IMG_20261023_162302.jpg
    Perbaikan jalan oleh Pemkot Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

    Dedi menjelaskan, dari 12 pekerjaan infrastruktur tersebut, delapan di antaranya merupakan peningkatan jalan menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement.

    Empat ruas jalan berada di Kecamatan Sukabumi, yakni Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa sepanjang 4,99 kilometer, Jalan Batu Suluh 1,31 kilometer, Jalan Wala Utama Lanjutan 4,99 kilometer, serta Jalan Pulau Singkep sepanjang 1,035 kilometer.

    Kemudian, di Kecamatan Sukarame, pengerjaan menyasar Jalan Pulau Pisang sepanjang 5,85 kilometer dan Jalan Letkol Endro Suratmin sepanjang 7,36 kilometer.

    "Sementara di Kecamatan Tanjung Senang, peningkatan jalan dilakukan di Jalan Ratu Dibalau sepanjang 9,91 kilometer dan Jalan R.A. Basyid sepanjang 3,97 kilometer," jelasnya.

    Khusus Jalan Batu Suluh, pengerjaan yang sebelumnya mencakup 1,31 kilometer dengan lebar 5 meter akan ditambah 1 kilometer. Dengan demikian, total panjang penanganan jalan tersebut mencapai 2,31 kilometer.

  2. 2. Empat lokasi trotoar juga direvitalisasi

    ilustrasi trotoar (freepik.com/brgfx)
    ilustrasi trotoar (freepik.com/brgfx)

    Selain peningkatan jalan, Pemkot Bandar Lampung turut melakukan revitalisasi trotoar di empat lokasi untuk menunjang kenyamanan pejalan kaki.

    Dedi menyampaikan, pekerjaan tersebut meliputi Jalan Ahmad Yani sepanjang 5,1 kilometer di Kecamatan Tanjung Karang Pusat dan Jalan Sultan Agung sepanjang 1,4 kilometer di Kecamatan Way Halim.

    Selanjutnya, revitalisasi dilakukan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan H. Juanda hingga Jalan Dr. Susilo dengan cakupan penanganan 1,5 kilometer di Kecamatan Enggal dan Teluk Betung Utara.

    "Lokasi lainnya berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Teluk Betung Utara, dengan panjang pengerjaan 1,068 kilometer," ujarnya.

  3. 3. Jalan beton diharapkan lebih tahan genangan

    IMG_20261023_154011.jpg
    Hasil jalan yang diperbaiki di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

    Dedi menjelaskan, penggunaan konstruksi beton diharapkan membuat jalan lebih tahan terhadap beban kendaraan maupun kondisi genangan air.

    Sementara itu, revitalisasi trotoar dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas dengan berjalan kaki.

    Ia juga meminta dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung agar pembangunan dapat berjalan lancar dan hasilnya bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.

    “Mohon dukungan masyarakat selama proses pekerjaan, karena ini untuk kepentingan bersama,” ucapnya.

Related Articles

See More