- Memeriksa kondisi cuaca sebelum melaut.
- Menghindari aktivitas pelayaran ketika kondisi gelombang dan angin membahayakan.
- Memastikan perlengkapan keselamatan tersedia.
- Memantau pembaruan informasi cuaca maritim BMKG.
Kondisi Perairan Lampung 1 November 2026, Cek Tinggi Gelombang

- BMKG memprakirakan Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung mengalami gelombang sedang hingga 2,2 meter pada 1 November 2026.
- Perairan Barat Lampung berpotensi hujan ringan dengan angin tenggara 13–17 knot, sedangkan Selat Sunda Selatan juga berpotensi hujan ringan dan angin 10–16 knot.
- Nelayan, operator kapal, dan pengguna transportasi laut diimbau memeriksa cuaca, menghindari pelayaran berisiko, menyediakan alat keselamatan, serta memantau pembaruan BMKG.
Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Minggu (1/11/2026), perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya nelayan, pengguna transportasi laut, dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan pesisir.
Berdasarkan pembaruan prakiraan cuaca maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah perairan Lampung berpotensi mengalami gelombang kategori sedang. Tinggi gelombang diprakirakan mencapai lebih dari 2 meter.
Tinggi gelombang di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung diprakirakan mencapai 2,2 meter. Kedua wilayah tersebut masuk kategori gelombang sedang.
Nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan perjalanan. Berikut IDN Times sajikan kondisi perairan Lampung hari ini.
1. Prakiraan kondisi perairan Lampung
Wilayah Perairan | Kondisi Cuaca | Kecepatan Angin | Arah Angin | Tinggi Gelombang | Arus |
|---|---|---|---|---|---|
Selat Sunda Selatan Lampung | Hujan ringan | 10–16 knot | Timur–Tenggara | 2,1–2,3 meter | Barat, 1,0–1,3 knot |
Perairan Barat Lampung | Hujan ringan dan udara kabur | 13–17 knot | Tenggara | 2,1–2,2 meter | Selatan–Barat Daya, 0,8 knot |
Teluk Lampung | Cerah berawan hingga hujan ringan | 4–12 knot | Utara–Tenggara | 0,8–1,5 meter | Barat, 1,0–2,4 knot |
Perairan Timur Lampung bagian Selatan | Udara kabur | 5–9 knot | Timur–Timur Laut | 0,5–0,8 meter | Selatan–Tenggara, sekitar 0,9–1,6 knot |
2. Perairan barat Lampung

Ilustrasi gelombang tinggi. (IDN Times/Muhammad Nasir) Perairan Barat Lampung diprakirakan mengalami hujan ringan pada sejumlah waktu pengamatan. Kecepatan angin berkisar 13–17 knot dari arah tenggara. Sementara itu, tinggi gelombang diprakirakan mencapai 2,1–2,2 meter.
Gelombang tersebut masuk kategori sedang atau berada pada kisaran 1,25–2,5 meter.
3. Selat Sunda Selatan Lampung

ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Brayden Stanford) Kondisi Selat Sunda Selatan Lampung juga perlu diwaspadai. BMKG memprakirakan hujan ringan terjadi sepanjang sejumlah periode pengamatan pada 1 November 2026.
Kecepatan angin berkisar 10–16 knot dengan arah dominan tenggara. Tinggi gelombang diprakirakan mencapai 2,1–2,2 meter.
Sementara itu, arah arus diprakirakan dominan ke barat dengan kecepatan sekitar 0,98–1,14 knot.
4. Imbauan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut

ilustrasi nelayan (pexels.com/Tweesak C.) BMKG mengingatkan, gelombang kategori sedang tetap perlu diwaspadai, terutama bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil dan kapal berukuran terbatas. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:




















