Sepekan Ops Patuh Krakatau 2026: 17 Kecelakaan, Nihil Korban Meninggal

Selama delapan hari Operasi Patuh Krakatau 2026, Polda Lampung mencatat 17 kecelakaan, tanpa korban meninggal; tujuh orang luka berat dan 12 lainnya luka ringan.
Kerugian material akibat kecelakaan dilaporkan turun signifikan dibanding periode pembanding tahun sebelumnya, menjadi indikator positif pelaksanaan operasi yang menekankan keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas.
Petugas menindak 17.790 pelanggaran, didominasi teguran; pelanggaran menonjol ialah pengendara motor melawan arus. Masyarakat diimbau mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan.
Bandar Lampung, IDN Times - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung mencatat sebanyak 17 kejadian kecelakaan lalu lintas selama sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2026. Dari belasan kecelakaan tersebut, tidak ada dilaporkan korban meninggal dunia.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung, Kombes Pol M Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan, kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan tujuh orang mengalami luka berat dan 12 orang lainnya luka ringan.
"Hasil evaluasi sampai hari kedelapan, tercatat 17 kejadian kecelakaan lalu lintas. Korban meninggal dunia nihil, kemudian tujuh orang luka berat dan 12 orang luka ringan," ujarnya dimintai keterangan, Selasa (3/11/2026).
1. Kerugian material turun signifikan

Barang bukti kendaraan mengalami kecelakaan maut di ruas jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) KM 198+100 Jalur A. (Dok. Polres Tulang Bawang Barat). Dari hasil evaluasi sementara, Reza menyebutkan, kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi juga mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode pembanding pada tahun sebelumnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu indikator positif dari pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2026 yang mengedepankan keselamatan dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
2. Hampir 18 ribu pelanggaran ditindak

Personel Ditlantas Polda Lampung menggelar Operasi Patuh Krakatau 2026. (Dok. Ditlantas Polda Lampung) Terkait bidang penegakan hukum, Reza melanjutkan, Ditlantas Polda Lampung bersama jajaran Polres mencatat sebanyak 17.790 tindakan selama delapan hari pelaksanaan operasi.
Rinciannya, sebanyak 256 penindakan dilakukan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), 43 penindakan secara non-ETLE, serta 17.491 teguran kepada pengguna jalan.
"Jenis pelanggaran paling menonjol, dari R2 (sepeda motor) yang melawan arus pada pagi dan malam hari," kata Reza.
3. Imbau masyarakat patuhi aturan lalu lintas
Apel gelar pasukan Operasi Patuh Krakatau 2026 Polda Lampung. (Dok. Polda Lampung). Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2026 digelar selama 14 hari mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, Reza mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas selama pelaksanaan operasi maupun setelah operasi berakhir.
Selain itu, para pengendara juga diminta mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan manuver atau pelanggaran yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.
"Keselamatan adalah yang utama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," imbuh Dirlantas.



















