- Waspadai petir dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau berada dekat papan reklame ketika cuaca memburuk.
- Perhatikan kondisi jalan. Hujan deras dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan licin.
- Antisipasi genangan. Warga yang tinggal di kawasan rawan banjir sebaiknya memantau kondisi lingkungan sekitar.
- Pantau pembaruan prakiraan cuaca. Kondisi atmosfer dapat berubah sehingga informasi terbaru tetap diperlukan sebelum bepergian.
Prakiraan Cuaca Lampung 3 November 2026, Hujan di 11 Wilayah

- Sebanyak 11 kabupaten/kota di Lampung berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang, pada Selasa, 3 November 2026.
- Bandar Lampung diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 24–32 derajat Celsius dan kelembapan 60–97 persen; warga disarankan membawa payung atau jas hujan.
- Aktivitas MJO, perlambatan massa udara, dan pasokan uap air mendukung awan hujan; masyarakat diminta mewaspadai petir, jalan licin, genangan, serta memantau pembaruan cuaca.
Bandar Lampung, IDN Times – Prakiraan cuaca Lampung, sejumlah wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, Selasa (3/11/2026).
Berdasarkan prospek cuaca tiga harian yang dirilis Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di 11 kabupaten/kota. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.
Berikut IDN Times sajikan prakiraan cuaca Lampung hari ini.
1. Prakiraan cuaca 15 kabupaten/kota
Kabupaten/Kota | Gambaran Cuaca | Suhu Udara | Kelembapan Udara | Potensi yang Perlu Diwaspadai |
|---|---|---|---|---|
Bandar Lampung | Hujan ringan | 24–30°C | 64–95% | Hujan lokal |
Lampung Selatan | Hujan ringan | 24–30°C | 73–98% | Hujan lokal |
Lampung Tengah | Hujan ringan | 25–30°C | 70–97% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Lampung Utara | Hujan ringan | 25–28°C | 81–98% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Lampung Barat | Hujan ringan | 19–26°C | 64–99% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Lampung Timur | Hujan ringan | 24–30°C | 73–97% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Tanggamus | Hujan ringan | 22–27°C | 78–99% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Way Kanan | Hujan ringan | 24–30°C | 73–98% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Tulang Bawang | Hujan ringan | 25–30°C | 71–98% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Tulang Bawang Barat | Hujan ringan | 24–27°C | 89–98% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Mesuji | Hujan ringan | 25–29°C | 76–98% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Pesisir Barat | Hujan ringan | 21–29°C | 65–98% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
Pesawaran | Hujan ringan | 23–28°C | 72–98% | Waspada perubahan cuaca |
Pringsewu | Hujan ringan | 24–31°C | 61–97% | Waspada perubahan cuaca |
Kota Metro | Hujan ringan | 24–29°C | 75–98% | Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang |
2. Bagaimana prakiraan cuaca Bandar Lampung?

ilustrasi hujan memakai payung (pexels.com/Emrah Nas) Untuk Kota Bandar Lampung, data prakiraan cuaca BMKG menunjukkan potensi hujan ringan pada Selasa, 3 November 2026.
Di sejumlah kecamatan, suhu udara diprakirakan berkisar antara 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan udara sekitar 60–97 persen. Angka tersebut merupakan rentang dari beberapa kecamatan, bukan satu nilai yang berlaku untuk seluruh kota.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan sebaiknya menyiapkan payung atau jas hujan, terutama ketika melakukan perjalanan pada siang hingga sore hari.
3. Mengapa hujan berpotensi terjadi di Lampung?

ilustrasi hujan memakai payung (pexels.com/Zeynep Sude Emek) Potensi pertumbuhan awan hujan di Lampung dipengaruhi beberapa faktor atmosfer. Salah satunya adalah aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 2 yang diprakirakan aktif secara spasial di Lampung dan sebagian wilayah Sumatra. Kondisi tersebut dapat mendukung pembentukan awan hujan.
Selain itu, perlambatan massa udara di Sumatra bagian selatan serta ketersediaan uap air dari perairan timur Lampung dan Selat Sunda turut mendukung pertumbuhan awan konvektif.
Kombinasi faktor atmosfer tersebut membuat potensi hujan lokal tetap perlu diwaspadai, terutama di wilayah yang memiliki kondisi topografi pendukung pertumbuhan awan hujan.
4. Imbauan bagi masyarakat

Ilustrasi hujan petir. (IDN Times/Arief Rahmat) Masyarakat di wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disarankan memperhatikan beberapa hal berikut:






















