Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil Prof Elfahmi, Rektor Baru Itera Pakar Farmasi hingga Riset

Profil Prof Elfahmi, Rektor Baru Itera Pakar Farmasi hingga Riset
Prof Elfahmi, sosok rektor Itera terpilih periode 2026-2030. (Dok. Itera).
Intinya Sih
  • Prof. Dr. apt. Elfahmi, M.Si resmi terpilih sebagai Rektor Itera periode 2026–2030 dengan perolehan suara 91,30 persen, mengungguli dua kandidat lainnya dari ITB dan IPB.
  • Lahir di Sumatra Barat, Prof Elfahmi menempuh pendidikan farmasi hingga meraih gelar doktor di University of Groningen serta memiliki pengalaman panjang dalam riset dan kepemimpinan akademik di ITB.
  • Dalam sambutannya, ia menyebut kepemimpinan di Itera sebagai amanah besar dan berkomitmen membawa kampus muda ini menjadi perguruan tinggi unggul serta mendunia bersama seluruh sivitas akademika.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Lampung Selatan, IDN Times - Institut Teknologi Sumatra (ITERA) resmi memiliki nahkoda baru untuk periode 2026–2030. Guru Besar Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. apt. Elfahmi, M.Si resmi ditetapkan sebagai rektor terpilih dalam proses Pemilihan Rektor (Pilrek).

Elfahmi telak mengungguli perolehan suara dari dua kandidat calon rektor Itera lainnya yakni, 91,30 persen. Sementara dua kandidat, Prof Aswan dari ITB dan Prof M. Faiz Syuaib dari Institut Pertanian Bogor (IPB) masing-masing mengantongi 4,35 persen suara.

Elfahmi dikenal sebagai akademisi dan peneliti dengan pengalaman panjang di bidang farmasi, riset, hingga tata kelola perguruan tinggi. Berikut IDN Times ulas profilnya.

1. Putra daerah Sumbar, tempuh pendidikan hingga Belanda

IMG_20260520_163042.jpg
Prof Elfahmi, sosok rektor Itera terpilih periode 2026-2030. (Dok. Itera).

Elfahmi lahir di Ampang Pulai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, pada 25 April 1969. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Farmasi di Universitas Andalas pada 1993.

Kemudian melanjutkan pendidikan profesi apoteker di kampus yang sama dan lulus pada 1995. Setelah itu, ia menempuh pendidikan Magister Farmasi di Institut Teknologi Bandung dan meraih gelar magister pada 1997.

Pendidikan doktoralnya diselesaikan di University of Groningen pada 2006.

2. Punya pengalaman panjang di bidang akademik dan riset

IMG-20260520-WA0020.jpg
Konferensi pers pengumuman hasil Pemilihan Rektor Itera 2026-2030. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Dalam perjalanan kariernya, Elfahmi memiliki rekam jejak panjang di dunia akademik dan riset. Ia pernah menjabat Ketua Program Studi Magister dan Doktor Sekolah Farmasi ITB, Kepala Pusat Penelitian Biosains dan Bioteknologi ITB, hingga Kepala Pusat Unggulan Iptek (PUI) Nutrasetikal ITB.

Selain itu, ia juga pernah dipercaya menjadi Wakil Dekan Bidang Akademik Sekolah Farmasi ITB periode 2020-2025. Saat ini, Elfahmi mengemban amanah sebagai Direktur Riset dan Inovasi ITB periode 2025 hingga sekarang.

Tak hanya di lingkungan kampus, ia juga aktif dalam berbagai organisasi profesi dan keilmuan seperti Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI), hingga International Advisory Board of Asian Symposium on Medicinal Plants and Spices (ASOMPS).

3. Sebut memimpin Itera merupakan amanah besar

IMG_20260520_163053.jpg
Prof Elfahmi, sosok rektor Itera terpilih periode 2026-2030. (Dok. Itera).

Dalam sambutannya pascaditetapkan sebagai rektor terpilih, Elfahmi menyebut amanah memimpin Itera bukanlah tugas mudah. Ia menilai para rektor sebelumnya telah membangun fondasi kuat bagi perkembangan kampus tersebut.

Menurutnya, perkembangan Itera dalam usia yang masih muda sudah menunjukkan capaian luar biasa di tingkat nasional. Ia berharap capaian telah diraih dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada masa kepemimpinannya nanti.

“Ini adalah amanah yang besar dan berat. Itera dalam usia yang sangat muda, baru 12 tahun, sudah meraih torehan prestasi yang luar biasa,” katanya saat mengikuti konferensi pers via daring.

4. Ingin Itera jadi kampus mendunia

IMG-20260408-WA0003.jpg
Potret udara kampus Itera, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. (Dok. Itera).

Elfahmi juga menegaskan komitmennya membawa Itera menjadi perguruan tinggi unggul dan mendunia sejalan dengan visi kampus tersebut. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama membangun Itera menjadi kampus yang nyaman, maju, dan membanggakan.

“Saya berharap sivitas akademika bersama-sama melanjutkan perjuangan membesarkan ITERA, sehingga ITERA ini menjadi perguruan tinggi yang mendunia sebagaimana perguruan tinggi induknya, Institut Teknologi Bandung,” ucapnya.

Menurutnya, Itera harus menjadi “rumah bersama” bagi seluruh sivitas akademika agar mampu mendukung visi Indonesia Emas 2045. “Tentunya saya memohon dukungan semua pihak untuk menjalankan amanah besar ini,” imbuhnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More