Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gubernur Lampung Sebut Kekayaan Lampung Tak Mengalir ke Warga
Ilustrasi transaksi ekonomi. (IDN Times/Aditya Pratama)
  • 70 persen peredaran uang di Lampung mengalir ke luar daerah
  • Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, akan memperbaiki tata kelola anggaran dan tata niaga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  • Mendorong pendapatan dari sektor pajak kendaraan untuk membantu keterbatasan anggaran dalam perbaikan infrastruktur jalan di Provinsi Lampung
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times  Infrastruktur dan sektor ekonomi menjadi permasalahan fundamental Lampung ini saat ini. Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Menurutnya, PDRB Lampung besar, tapi pendapatan masyarakat kecil.

"Itu artinya kekayaan lampung ini tidak mengalir ke masyarakat Lampung," kata Mirza, Senin (24/3/2025).

1. Ternyata 70 persen peredaran uang mengalir ke luar Lampung

ilustrasi uang (IDN Times/Aditya Pratama)

Mirza menjelaskan, Lampung memiliki PDRB yang besar. Namun hal tersebut tidak dibarengi dengan meningkatnya pendapatan masyarakat. Menurutnya, hampir 70 persen perputaran uang di Lampung justru mengalir ke luar Lampung.

"Ternyata uang yang beredar di masyarakat yang hampir 70 persen ke luar Lampung karena tidak ditata dengan baik. Maka tugasnya pemerintah itu, pertama, mengelola anggaran," ujarnya.

2. Gubernur Lampung janjikan mengoptimalkan tata kelola anggaran dan tata niaga

Ilustrasi (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Lebih lanjut Mirza menyampaikan, salah satu hal utama yang akan dilakukannya adalah dengan memperbaiki serta mengoptimalkan tata kelola anggaran dan tata niaga agar kesejahteraan masyarakat Lampung dapat segera terwujud.

Selain mengoptimalkan tata kelola anggaran dan tata niaga, hal lain yang akan dilakukan gubernur untuk meningkatkan PAD yaitu dengan mendorong pendapatan dari sektor pajak kendaraan.

"Ini untuk membantu keterbatasan anggaran dalam melakukan perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Provinsi Lampung," jelasnya.

3. Perbaikan ruas jalan jadi prioritas

ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Esti Suryani)

Mriza juga menekankan, meski saat ini di tengah keterbatasan anggaran, ia tetap memprioritaskan perbaikan ruas jalan dengan anggaran Rp450 miliar di seluruh wilayah Lampung di 100 hari kerja pertamanya.

Ia meminta dukungan dari seluruh stakeholder dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article