Bandar Lampung, IDN Times - Transisi energi bersih sering terdengar seperti kabar baik. Tapi dibalik jargon “ramah lingkungan”, selalu ada pertanyaan yang lebih tajam: siapa yang benar-benar diuntungkan, dan siapa yang justru harus menanggung dampaknya?.
Isu itulah yang coba dibedah dalam Green Students Movement (GSM) yang digelar Walhi Lampung di Kemiling, Bandar Lampung.
Program bertema “Gerakan Orang Muda untuk Energi Bersih dan Keadilan Ekologis” ini mempertemukan 25 mahasiswa terpilih dari lebih 300 pendaftar, yang datang dari berbagai daerah di Lampung dan sekitarnya. Bukan sekadar berdiskusi, tapi untuk membangun cara pandang baru soal krisis iklim, energi bersih, dan keadilan ekologis.
