25 Desainer Lampung Adu Kreativitas Fatmawati Trophy, Cari Tiga Besar

- Sebanyak 25 desainer muda dari berbagai daerah di Lampung berkompetisi dalam ajang Fatmawati Trophy tingkat provinsi yang digelar secara daring di Kantor DPD PDI Perjuangan Lampung.
- Kompetisi ini dirancang untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus semangat nasionalisme generasi muda, dengan penilaian ketat mencakup kreativitas, originalitas, kesesuaian tema, dan kualitas desain.
- Tiga desainer terbaik akan mewakili Lampung ke babak regional Sumatra, bersaing dengan peserta dari Bangka Belitung dan Sumatra Selatan.
Bandar Lampung, IDN Times - Sebanyak 25 desainer muda berbakat dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung unjuk gigi ajang bergengsi Kompetisi Desain Fatmawati Trophy tingkat provinsi.
Proses penjurian berlangsung ketat ini digelar secara daring, berpusat di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Lampung, Rabu (17/6/2026).
Dari puluhan peserta, nantinya hanya akan dipilih tiga desainer terbaik untuk mewakili Sang Bumi Ruwa Jurai di kancah regional.
1. Wadah kreativitas sekaligus pupuk rasa nasionalisme anak muda

Terkait ajang tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti mengatakan, kehadiran kompetisi ini bukan sekadar ajang pamer keahlian mendesain. Lebih dari itu, Fatmawati Trophy dirancang sebagai ruang khusus untuk memupuk semangat nasionalisme generasi Z dan milenial.
"Fatmawati Trophy merupakan ajang untuk mendorong kreativitas generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme yang diwariskan Ibu Fatmawati Soekarno," ujarnya.
2. Libatkan juri ahli, aspek penilaian terbilang ketat

Melalui kompetisi ini, lanjut Winarti, kelompok anak muda diharapkan tidak melupakan sejarah besar bangsa. Terutama kontribusi Ibu Fatmawati dalam merajut kain merah putih yang menjadi simbol kemerdekaan Indonesia.
Oleh karena itu, dalam menjaga objektivitas dan kualitas kompetisi, panitia menghadirkan para dewan juri berkompeten dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung yakni, Dendy Mashuri dan Dedi Nauril. Termasuk, Winarti bertindak langsung sebagai Juri Kehormatan.
"Jadi ada empat aspek utama yang menjadi standar penilaian dewan juri mencakup kreativitas, originalitas, kesesuaian tema, dan kualitas desain," terangnya.
3. Tiga terbaik siap melaju ke babak regional Sumatra

Winarti menambahkan, ajang kompetisi ini dipastikan bakal sengit, sebab, tiga peserta yang berhasil meraih nilai tertinggi dalam kurasi di tingkat provinsi, maka otomatis mengantongi tiket untuk melaju ke tingkat regional.
Di babak selanjutnya, trio desainer muda terbaik Lampung ini akan ditantang untuk beradu kreativitas dengan perwakilan dari dua provinsi tetangga, yaitu Kepulauan Bangka Belitung dan Sumatra Selatan.
"Kompetisi Fatmawati Trophy ini diharapkan mampu menjadi batu loncatan bagi lahirnya desainer-desainer muda lokal yang visioner. Tidak hanya mampu mengangkat kekayaan budaya tanah air, tetapi juga siap membawa nama harum Provinsi Lampung ke panggung nasional yang lebih tinggi," imbuhnya.


















