Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Empat Siswa SMKN 1 Liwa Retas Celah Keamanan Situs NASA
Gubernur Lampung menerima audiensi dan memberikan apresiasi kepada 4 siswa SMKN 1 Liwa. (Dok. Pemprov Lampung).
  • Empat siswa SMKN 1 Liwa berhasil menemukan celah keamanan di situs NASA melalui program bug bounty, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang keamanan siber.
  • Proses penemuan dimulai dari analisis dokumen publik dan tautan media sosial milik NASA hingga menemukan celah yang dapat dimanfaatkan secara etis.
  • Gubernur Lampung memberikan penghargaan serta dukungan pendidikan lanjutan bagi para siswa, mengapresiasi potensi besar generasi muda daerah di bidang teknologi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Empat kakak dari sekolah SMKN 1 Liwa bisa nemu lubang rahasia di situs NASA. Namanya Farel, Ridho, Riski, sama Naura. Mereka ikut lomba cari bug yang boleh sama NASA. Gubernur Lampung senang banget dan kasih hadiah buat mereka. Sekarang mereka mau lanjut belajar supaya makin jago komputer dan bantu daerahnya nanti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Empat siswa SMKN 1 Liwa, Kabupaten Lampung Barat mencatat prestasi tak biasa. Mereka berhasil menemukan celah keamanan dalam situs website milik National Aeronautics and Space Administration (NASA) Amerika Serikat.

Prestasi tersebut dicatatkan oleh Farel Sapero, Ridho Julianto, Riski Permana, dan Naura Ghifari Azhar yang sukses mengikuti program peretas etis atau disebut sebagai bug bounty diselenggarakan oleh badan antariksa Amerika Serikat NASA.

Keempat siswa ini berhasil menemukan celah keamanan dalam sistem yang masuk dalam program bug bounty tersebut.

1. Diawali penelusuran dokumen dan file digital NASA

Modul Lunar Eagle (NASA, Public Domain, via Wikimedia Commons)

Naura, salah satu dari keempat siswa itu menjelaskan, proses keberhasilan ini dimulai dari menelusuri berbagai sumber informasi pada situs web. Termasuk dokumen dan file digital milik Nasa yang tersedia secara publik.

Dari sana, mereka kemudian berhasil menelusuri keterkaitan dengan akun media sosial (Medsos) yang terhubung pada situs tersebut.

“Kadang ada tautan media sosial yang sudah tidak aktif. Dari situ, kami bisa melakukan analisis dan menemukan celah sehingga ketika orang mengakses tautan tersebut, justru mengarah ke akun yang kami kelola,” katanya, Selasa (10/3/2026).

2. Hadapi para peneliti keamanan siber jadi tantangan tersendiri

ilustrasi hacker (pexels.com/Sora Shimazaki)

Para siswa berprestasi di bidang siber ini juga menjelaskan, tantangan yang mereka ikuti merupakan bagian dari platform keamanan siber global yang kini bekerja sama dengan perusahaan bug bounty Bugcrow.

"Jadi tantangnya lebih terhadap para peneliti keamanan siber dari berbagai negara dapat mencari celah pada sistem yang disediakan secara legal," terang Naura.

3. Gubernur kagumi kemampuan analisis dan logika para siswa

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Merespons prestasi positif ditorehkan para putra daerah tersebut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengundang sekaligus memberikan langsung penghargaan kepada empat siswa SMKN 1 Liwa tersebut.

Menurutnya, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Lampung, karena menunjukkan potensi besar generasi muda daerah di bidang teknologi dan keamanan siber. Mirza bahkan mengaku kagum dengan kemampuan analisis dan logika yang dimiliki para siswa tersebut.

"Ini menunjukkan bahwa untuk menjadi hebat di bidang teknologi tidak harus tinggal di kota besar. Ini soal logika, ketekunan, dan kemauan belajar,” katanya.

4. Siapkan rekomendasi jenjang pendidikan lanjutan

ilustrasi siber (pixabay.com/TheDigitalArtist)

Mirza turut menyampaikan dukungannya terhadap cita-cita para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang keamanan siber, termasuk ke Politeknik Siber dan Sandi Negara.

Selain itu, ia menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk membantu memberikan dukungan berupa rekomendasi pendidikan, agar para siswa ini dapat melanjutkan studi dan mengembangkan kemampuannya di bidang cyber security.

“Kejar terus mimpinya. Nanti kalau sudah sukses, jangan lupa kembali dan membantu membangun Provinsi Lampung,” pesan gubernur.

Editorial Team