Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sepekan Dibui, Tahanan Narkoba Akad Nikah di Rutan Polres Pringsewu

Sepekan Dibui, Tahanan Narkoba Akad Nikah di Rutan Polres Pringsewu
Tahanan kasus narkoba, Aris Oktama menggelar akad nikah di Rutan Polres Pringsewu. (Dok. Polres Pringsewu).
Intinya Sih
  • Seorang tahanan kasus narkoba di Rutan Polres Pringsewu, Aris Oktama, resmi menikah dengan Siti Alia dalam prosesi akad sederhana yang berlangsung khidmat di balik jeruji.
  • Pihak kepolisian menegaskan pernikahan tetap difasilitasi sebagai hak sipil warga binaan selama sesuai aturan, serta berharap momen ini jadi titik balik bagi Aris untuk memperbaiki diri.
  • Siti Alia sempat ingin menunda pernikahan setelah calon suaminya ditahan, namun akhirnya tetap melangsungkan akad nikah berkat dukungan keluarga, KUA, dan Polres Pringsewu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pringsewu, IDN Times - Momen tak biasa berlangsung di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Pringsewu. Seorang tahanan kasus narkoba melangsungkan akad nikah meski sedang menjalani proses hukum, Kamis (12/6/2026).

Tahanan bernama Aris Oktama warga Pringsewu Utara resmi mempersunting pujaan hatinya, Siti Alia dalam prosesi akad nikah sederhana yang berlangsung di lingkungan rutan.

Momen sakral tersebut turut disaksikan keluarga kedua mempelai. Pelaksana Harian (Plh) Wakapolres Pringsewu, Kompol Sukimanto bahkan didaulat menjadi saksi dari pihak mempelai pria dalam prosesi ijab kabul tersebut.

1. Akad nikah berlangsung khidmat di lingkungan rutan

IMG-20260613-WA0010.jpg
Tahanan kasus narkoba, Aris Oktama menggelar akad nikah di Rutan Polres Pringsewu. (Dok. Polres Pringsewu).

Meski dilaksanakan di balik jeruji, prosesi akad nikah disebut berjalan lancar dan khidmat. Suasana haru juga sempat menyelimuti ruangan, tepatnya saat Aris mengucapkan ijab kabul dan dinyatakan sah sebagai suami Siti Alia.

Dalam pernikahan tersebut, Aris memberikan mas kawin berupa uang tunai Rp126 ribu. Nominal itu dipilih sebagai simbol tanggal dan bulan pernikahan mereka yang berlangsung pada 12 Juni.

Tak hanya keluarga hadir, sejumlah tahanan lain yang menyaksikan dari area rutan turut memberikan tepuk tangan dan ucapan selamat kepada pasangan pengantin baru tersebut.

2. Polisi sebut pernikahan merupakan hak warga binaan

IMG-20260613-WA0012.jpg
Tahanan kasus narkoba, Aris Oktama menggelar akad nikah di Rutan Polres Pringsewu. (Dok. Polres Pringsewu).

Plh Wakapolres Pringsewu, Kompol Sukimanto mengatakan, petugas tetap berupaya memfasilitasi hak-hak sipil warga binaan selama tidak bertentangan dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

"Menikah merupakan hak setiap warga negara. Meskipun yang bersangkutan sedang menjalani proses hukum, hak-hak sipil tertentu tetap dapat difasilitasi sesuai ketentuan yang berlaku. Kami membantu agar proses pernikahan ini berjalan tertib, aman, dan sah secara agama maupun administrasi," katanya, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, pernikahan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Aris untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan proses hukumnya. "Kami berharap pernikahan ini menjadi titik balik bagi yang bersangkutan, agar dapat lebih bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun keluarga yang baru dibangunnya," lanjut dia.

3. Calon pengantin sempat ingin menunda pernikahan

IMG-20260613-WA0011.jpg
Tahanan kasus narkoba, Aris Oktama menggelar akad nikah di Rutan Polres Pringsewu. (Dok. Polres Pringsewu).

Siti Alia mengungkapkan, pernikahan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak lama dan dijadwalkan berlangsung setelah Idul Adha. Namun, rencana itu berubah setelah Aris tersandung kasus narkoba sekitar sepekan sebelum hari pernikahan.

Ia mengaku sempat mempertimbangkan untuk menunda pernikahan hingga calon suaminya menyelesaikan proses hukum. Namun setelah berdiskusi dengan keluarga, pihak Kantor Urusan Agama (KUA), serta mendapat dukungan dari Polres Pringsewu, keduanya memutuskan tetap melangsungkan akad nikah.

"Kami sempat sedih dan bingung karena semuanya terjadi mendadak. Tetapi setelah berdiskusi dengan keluarga dan pihak terkait, kami merasa tidak ada alasan untuk menunda niat baik ini," ungkapnya.

4. Berharap menjadi awal kehidupan lebih baik

IMG-20260613-WA0008.jpg
Tahanan kasus narkoba, Aris Oktama menggelar akad nikah di Rutan Polres Pringsewu. (Dok. Polres Pringsewu).

Siti juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Pringsewu telah memfasilitasi prosesi pernikahan tersebut hingga berjalan lancar. Menurutnya, pernikahan baru diresmikan itu diharapkan menjadi awal yang baik bagi kehidupan rumah tangganya bersama Aris.

"Saya juga berharap Mas Aris bisa mengambil hikmah dari peristiwa ini, menjauhi narkoba, dan setelah selesai menjalani proses hukum bisa fokus bekerja serta membangun keluarga yang harmonis," imbuhnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More