Momen Pangdam Turun Tangan Redam Ketegangan Munas HIPMI di Lampung

- Suasana Munas XVIII HIPMI di Lampung sempat memanas akibat protes peserta terkait akses masuk dan distribusi ID card sebelum kedatangan Presiden Prabowo Subianto.
- Pangdam XXI/Radin Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi turun langsung menenangkan peserta, memastikan situasi terkendali dan menegaskan insiden hanya kesalahpahaman teknis.
- Setelah kondisi kondusif, seluruh agenda Munas HIPMI berjalan sesuai jadwal, dengan apresiasi kepada peserta yang menjaga ketertiban dan suasana tetap aman.
Bandar Lampung, IDN Times - Suasana Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Ballroom Novotel Lampung sempat memanas menjelang kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto, Rabu (10/6/2026).
Ketegangan dipicu protes sejumlah peserta terkait akses masuk ke ruang sidang dan distribusi kartu identitas (ID card). Sejumlah peserta menyampaikan interupsi kepada panitia, karena ingin segera memasuki ballroom sebelum agenda pembukaan dimulai.
Situasi tersebut sempat memicu aksi saling dorong antarpeserta. Namun, kondisi itu berlangsung singkat dan tidak sampai mengganggu jalannya agenda utama Munas HIPMI.
1. Pangdam turun langsung menenangkan peserta

Panitia penyelenggara bersama aparat keamanan yang berjaga di lokasi bergerak cepat mengendalikan situasi. Pangdam XXI/Radin Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, turut turun langsung untuk menenangkan peserta agar suasana kembali kondusif.
Kristomei menegaskan tidak terjadi kericuhan besar dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, insiden yang muncul kemarin hanya berupa kesalahpahaman antarpeserta terkait aspek teknis pelaksanaan acara.
"Alhamdulillah, situasi dapat segera dikendalikan dan seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan sesuai jadwal," katanya.
2. Distribusi ID card jadi pemicu protes peserta

Kristomei menjelaskan bahwa persoalan yang memicu protes peserta berkaitan dengan distribusi kartu identitas Munas. Panitia disebut melakukan penataan ulang ID card guna memastikan peserta yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib.
Saat itu, ia menyebut panitia telah menyiapkan sekitar 2.500 kartu identitas untuk peserta yang hadir dalam Munas HIPMI XVIII.
"Sebagai bentuk kesiapan penyelenggaraan, panitia kemarin sebenarnya sudah mencetak sekitar 2.500 kartu identitas bagi peserta Munas HIPMI," katanya.
3. Agenda berlangsung aman dan lancar

Terlepas dari polemik tersebut dan kondisi kembali terkendali, seluruh agenda persidangan maupun rangkaian kegiatan Munas kembali dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Dalam kesempatan tersebut, Kristomei juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Munas HIPMI yang dinilai mampu menjaga suasana tetap tertib dan kondusif meski sempat terjadi ketegangan. Menurutnya, sikap peserta yang tetap menghormati proses organisasi menjadi faktor penting sehingga seluruh agenda dapat berlangsung aman dan lancar.
"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Munas HIPMI yang telah menunjukkan kedewasaan dalam berorganisasi, sehingga situasi tetap kondusif dan seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," katanya.


















