Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dukung Ketahanan Pangan, Pemprov Lampung Bagikan 24 Alat Pengering

Petani memanen gabah di sawahnya di kawasan Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. (IDN Times/Prayugo Utomo)
Petani memanen gabah di sawahnya di kawasan Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. (IDN Times/Prayugo Utomo)
Intinya sih...
  • Pemerintah Provinsi Lampung membagikan 24 alat pengering gabah kepada petani untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
  • Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan distribusi alat pengering ini sebagai respons atas kebutuhan mendesak saat panen raya berlangsung serentak di banyak daerah.
  • Provinsi Lampung optimistis produksi padi tahun ini bisa mencapai 3,5 juta ton dengan luas panen diperkirakan mencapai 12 ribu hektare.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN TimesPemprov Lampung membagikan 24 unit alat pengering gabah kepada petani guna terus berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyebut distribusi alat pengering ini merupakan respons atas kebutuhan di lapangan yang cukup mendesak, terutama saat panen raya berlangsung serentak di banyak daerah. Tujuan lainnya, guna mempercepat proses pascapanen dan menjaga kualitas hasil panen raya padi di provinsi tersebut.

"Bulan depan kami distribusikan 24 unit drayer. Saat turun ke lapangan, kami lihat alat ini masih kurang dan sangat dibutuhkan petani," kata Mirza sapaan akrabnya, Kamis (10/4/2025).

1. Kolaborasi dengan mitra

ilustrasi kerjasama tim yang solid (pexels.com/fauxels)
ilustrasi kerjasama tim yang solid (pexels.com/fauxels)

Mirza menyampaikan, selain memberikan bantuan langsung, Pemprov Lampung juga menggandeng mitra penggilingan padi agar bersedia meminjamkan alat pengering mereka kepada Bulog.

Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk mempercepat proses pengeringan gabah sekaligus mempermudah Bulog dalam menyerap hasil panen petani. "Kami sudah minta penggilingan di Lampung bantu pinjamkan drayer mereka ke Bulog agar penyerapan gabah bisa maksimal," ujarnya

2. Produksi padi Lampung diproyeksi meningkat

Gubernur Lampung Mirza mengikuti kegiatan panen raya serentak se-Lampung di Kabupaten Lampung Tengah. (Dok. Pemprov Lampung).
Gubernur Lampung Mirza mengikuti kegiatan panen raya serentak se-Lampung di Kabupaten Lampung Tengah. (Dok. Pemprov Lampung).

Provinsi Lampung menjadi salah satu lumbung pangan nasional dengan potensi panen yang terus meningkat. Tahun ini, luas panen diperkirakan mencapai 12 ribu hektare, dan panen serentak yang telah dilakukan telah menyentuh angka 2.300 hektare.

"Dari total panen tersebut, sekitar 3.000 ton gabah telah berhasil diserap oleh Bulog. Pemprov optimistis produksi padi tahun ini bisa menembus angka 3,5 juta ton, naik signifikan dari capaian tahun lalu sebesar 2,7 juta ton," jelasnya.

3. Antisipasi krisis pangan nasional

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional dan mendukung kesejahteraan petani, Perum BULOG terus mempercepat proses penyerapan gabah dan beras dari hasil panen petani di seluruh Indonesia.  (Dok. BULOG)
Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional dan mendukung kesejahteraan petani, Perum BULOG terus mempercepat proses penyerapan gabah dan beras dari hasil panen petani di seluruh Indonesia.  (Dok. BULOG)

Langkah-langkah yang diambil Pemprov Lampung menjadi bagian dari strategi nasional mengamankan pasokan beras dan mengantisipasi potensi krisis pangan.

"Dengan distribusi alat pengering dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan proses distribusi beras ke pasar bisa berlangsung lebih cepat dan efisien," tutur Mirza.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Smart Roaster Berbasis IoT, Jalan Baru UMKM Kopi Lampung Menuju Daya Saing

16 Des 2025, 15:26 WIBNews