Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Diterjang Cuaca Buruk, 5 ABK Nelayan Terdampar Pulau Lamtim Dievakuasi

IMG_20260120_171353.jpg
Proses evakuasi lima ABK kapal nelayan terdampar di Pulau Segama, Kabupaten Lampung Timur. (Dok. Basarnas Lampung)
Intinya sih...
  • Kapal nelayan bocor akibat cuaca buruk
  • ABK dievakuasi setelah kapten kapal hubungi keluarga
  • Imbauan kepada nelayan untuk waspada terhadap cuaca ekstrem
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Timur, IDN Times - Lima anak buah kapal (ABK) kapal nelayan mengalami kecelakaan laut hingga terdampar di Pulau Segama, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) dievakuasi tim SAR gabungan, Selasa (20/1/2026).

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara membenarkan adanya kegiatan evakuasi ABK tersebut. Ia mengatakan, penyelamatan berlangsung cukup menantang karena kondisi gelombang tinggi dan cuaca tidak bersahabat.

“Alhamdulillah, penyelamatan terhadap korban kecelakaan kapal nelayan yang mengalami kebocoran dan tenggelam di sekitar Pulau Segama berhasil kami lakukan,” ujarnya dikonfirmasi.

1. Kapal bocor akibat diterjang cuaca buruk

IMG_20260120_171339.jpg
Proses evakuasi lima ABK kapal nelayan terdampar di Pulau Segama, Kabupaten Lampung Timur. (Dok. Basarnas Lampung)

Rezie menjelaskan, kelima ABK berhasil dievakuasi masing-masing bernama Muktar, Kadir, Samsul, Saldi, dan Yaldi. Mereka merupakan warga Desa Keramat, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

Menurutnya, peristiwa kecelakaan laut itu bermula saat kapal nelayan tersebut bertolak dari Pelabuhan Bakauheni pada Selasa pagi untuk melaut mencari ikan. Namun, di tengah perjalanan kapal diterjang cuaca buruk disertai gelombang tinggi hingga menyebabkan kebocoran.

“Kapal mereka mengalami kebocoran akibat hantaman ombak, sehingga para ABK terpaksa menyelamatkan diri dan akhirnya terdampar di Pulau Segama,” katanya.

2. Kapten kapal sempat hubungi keluarga

IMG-20260120-WA0018.jpg
Proses evakuasi lima ABK kapal nelayan terdampar di Pulau Segama, Kabupaten Lampung Timur. (Dok. Basarnas Lampung)

Merespons insiden tersebut, Rezie melanjutkan, tim SAR segera bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Informasi lokasi korban diperoleh setelah kapten kapal sempat menghubungi pihak keluarga dan memberitahukan posisi terakhir kapal.

Kemudian tim Rescue langsung menyiapkan peralatan dan menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR Basudewa, dengan waktu tempuh dari Bakauheni ke Pulau Segama sekitar tiga jam.

"Seluruh ABK berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan dibawa ke tempat aman, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ucapnya.

3. Imbau aktivitas pelayaran selalu waspada

IMG-20260120-WA0017.jpg
Proses evakuasi lima ABK kapal nelayan terdampar di Pulau Segama, Kabupaten Lampung Timur. (Dok. Basarnas Lampung)

Atas kejadian tersebut, Rezie turut mengimbau kepada seluruh nelayan dan pelaku aktivitas pelayaran, agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem saat ini masih berpotensi terjadi di perairan Lampung.

“Kami mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut, memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak, serta tidak memaksakan pelayaran bila cuaca buruk dan gelombang tinggi,” serunya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

5.827 Jemaah, Pelunasan Bipih Haji Lampung 2026 Tembus 100,78 Persen

20 Jan 2026, 18:14 WIBNews