Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sahur Diprediksi Puncak Trafik Digital Naik hingga 87 Persen

ilustrasi Ramadan (pexels.com/Thirdman)
ilustrasi Ramadan (pexels.com/Thirdman)
Intinya sih...
  • Micro-moments yang menentukan: Sahur, Zuhur, dan buka puasa
    • Sahur (03:00-05:00): aktivitas digital naik 87 persen
    • Zuhur (11:00-14:00): lonjakan browsing dan akses social media
    • Buka Puasa (16:00-19:00): engagement tertinggi untuk belanja dan hiburan
    • Siapa profil audiens paling responsif?
      • 94% beragama Islam, dari persona kalangan Milenial (39%), Gen X (29%), dan Gen Z (23%)
      • Aktif social media (58%), rutin belanja online (17%), dan pengguna layanan keuangan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

DigiAds Ramadan Insight 2026: Weaving Threads of Impact to Win Ramadan merupakan panduan berbasis data untuk membantu brand dan pelaku bisnis menyusun kampanye Ramadan yang lebih relevan, presisi, dan berdampak. Panduan ini diterbitkan Telkomsel Enterprise.

Mengacu pada insight dari Ramadan 2025, engagement pelanggan meningkat hingga 112 persen dibanding hari biasa. Itu didorong aktivitas social media diprediksi naik 3% YoY, belanja online (+8% YoY), serta layanan keuangan (+8% YoY).

VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya, menyatakan, Strategi pemasaran digital-first menjadi semakin krusial, terutama bagi brand menjelang Ramadan 2026. Kekuatan kampanye bukan hanya tentang seberapa luas pesan tersampaikan, tetapi juga seberapa relevan dan bermakna pesan tersebut bagi audiens.

"Dengan analisis mendalam berbasis data survey dan insight dari basis pelanggan terbesar dan terluas di Indonesia, kami ingin membantu pelaku industri memaksimalkan peluang di tengah kompleksitas perilaku konsumen digital yang terus berkembang,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (19/1/2026).

1. Micro-moments yang menentukan: Sahur, Zuhur, dan buka puasa

ilustrasi sahur (unsplash.com/Samuel Yongbo Kwon)
ilustrasi sahur (unsplash.com/Samuel Yongbo Kwon)

Whitepaper ini menyoroti banyak brand masih bisa lebih maksimal pilih waktu beriklan, terutama di momen-momen spesifik (micro-moments) yang jadi puncak trafik digital. Tiga waktu terbaik yang direkomendasikan:

  • Sahur (03:00-05:00): aktivitas digital naik 87% dan trafik TV naik 88%.
  • Zuhur (11:00-14:00): lonjakan browsing dan akses social media.
  • Buka Puasa (16:00-19:00): engagement tertinggi untuk belanja dan hiburan.

Dengan menghubungkan konteks dan kebutuhan audiens pada micro-moments unik Ramadan tersebut, brand dapat menghadirkan pesan yang lebih relevan dan berdampak.

2. Siapa profil audiens paling responsif?

ilustrasi audience (unsplash.com/Melanie Deziel)
ilustrasi audience (unsplash.com/Melanie Deziel)

Berdasarkan 8,7 juta click/tap dari analisis kampanye Ramadan 2025, audiens dengan konversi tertinggi didominasi oleh:

  • 94% beragama Islam, dari persona kalangan Milenial (39%), Gen X (29%), dan Gen Z (23%),
  • Tersebar di wilayah Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara,
  • Aktif social media (58%), rutin belanja online (17%), dan pengguna layanan keuangan (14%).

Seiring meningkatnya aktivitas ibadah, Ramadan juga memicu lonjakan aktivitas digital, menghadirkan peluang unik bagi brand untuk menjangkau audiens yang relevan secara lebih presisi dan bermakna.

3. Belanja meningkat, kanal belanja terbelah

ilustrasi belanja (pexels.com/MaxFischer)
ilustrasi belanja (pexels.com/MaxFischer)

Dari sisi perilaku belanja, lebih dari 54% konsumen meningkatkan pengeluaran dengan rata-rata belanja Rp3,5-7 juta, terutama untuk bahan masak (60%) dan makanan siap saji (50%).

Namun pilihan kanal belanja tetap terbagi: 64% berbelanja online, sementara 36% masih memilih offline, memperkuat kebutuhan strategi omni-channel yang konsisten di semua titik interaksi.

4. Kemitraan baru dengan Meta

ilustrasi kerjasama antara lintas generasi (pexels.com/Md Jawadur Rahman)
ilustrasi kerjasama antara lintas generasi (pexels.com/Md Jawadur Rahman)

Untuk memaksimalkan penyampaian pesan selama Ramadan 2026, brand dapat melakukan pendekatan 360° omni-channel melalui berbagai kanal dan format iklan yang tersedia melalui DigiAds, antara lain:

  • Seamless Digital Channels: Programmatic Ads, Display Ads, Rewards, IPTV & Messaging, WABA (WhatsApp Business API), hingga social media.
  • Posko Mudik Telkomsel: tersebar di berbagai titik jalur mudik dan arus balik se-Indonesia untuk menjangkau audiens secara off-air.
  • Kemitraan Baru dengan Meta: kemampuan audience targeting lintas platform social media global untuk menjangkau audiens lebih luas dan secara presisi.

Ragam titik interaksi tersebut diharapkan bisa mendukung brand menjangkau audiens secara menyeluruh dan terintegrasi sesuai kebutuhan, mengantarkan perjalanan dari awareness hingga conversion.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Sahur Diprediksi Puncak Trafik Digital Naik hingga 87 Persen

20 Jan 2026, 07:02 WIBNews