Warga Tebar Ikan Lele di Jalan Rusak, Ini Respons Bupati Lamsel

- Pengerjaan proyek menetapkan prioritas. Keterbatasan anggaran membuat tidak semua proyek dapat dikerjakan bersamaan.
- Pastikan penyelesaian infrastruktur bertahap. Pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur jalan secara bertahap.
- Tebar ikan lele hingga mengumandangkan Indonesia Raya. Aksi warga sebagai protes atas kondisi jalan rusak yang belum tersentuh perbaikan.
Lampung Selatan, IDN Times - Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Radityo Egi Pratama angkat bicara menanggapi aksi protes warga Dusun Banjarjo, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar menebar hingga memanen ikan lele di jalan rusak wilayah setempat.
Egi mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan sejatinya selalu membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan dan menyuarakan aspirasi.
“Kami selalu mendengar aspirasi masyarakat. Namun dalam pelaksanaannya, kami perlu mengatur agar setiap kebijakan dan pembangunan berjalan tertib, adil, dan tidak saling mengganggu,” ujarnya dikonfirmasi, Selasa (12/1/2026).
1. Pengerjaan proyek menetapkan prioritas

Egi menyampaikan, keterbatasan anggaran dan banyaknya kebutuhan pembangunan membuat tidak semua proyek dapat dikerjakan secara bersamaan. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus menetapkan prioritas agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Ada hal yang bisa dilakukan lebih cepat, ada pula yang perlu diatur waktunya, supaya manfaatnya bisa dirasakan bersama,” katanya.
2. Pastikan penyelesaian infrastruktur bertahap

Meski demikian, Egi memastikan, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah Lampung Selatan secara bertahap dengan mengedepankan kebermanfaatan masyarakat.
"Kami meminta masyarakat untuk bersabar dan tetap menyalurkan aspirasi melalui mekanisme yang tersedia, agar dapat ditindaklanjuti secara tepat," ucapnya.
3. Tebar ikan lele hingga mengumandangkan Indonesia Raya

Diketahui, aksi warga Dusun Banjarjo menebar ikan lele di kubangan jalan rusak viral di media sosial. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes kondisi jalan yang disebut warga telah rusak selama belasan tahun dan belum tersentuh perbaikan.
Dari video diterima IDN Times, aksi protes tersebut dilakukan dengan cara menebar ikan lele di kubangan jalan yang dipenuhi genangan air berwarna kecokelatan. Tak hanya itu, warga juga terlihat menyerok ikan lele menggunakan bakul hingga besek, layaknya sedang memanen ikan di kolam.
Sebelum memulai aksi simbolik tersebut, warga tampak berkumpul di badan jalan dan mengawali kegiatan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara damai.

















