Daftar UIN Raden Intan Lampung 2026 lewat SPAN-PTKIN, Begini Caranya!

- Pengisian PDSS SPAN-PTKIN 2026 resmi dibuka hingga 7 Februari
- Ketua PMB PTKIN imbau sekolah harus akurat dan tepat waktu mengisi data PDSS siswa
- Ketentuan dan jadwal lengkap SPAN-PTKIN 2026
Bandar Lampung, IDN Times - Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) resmi dibuka mulai hari ini hingga 7 Februari 2026. Tahapan ini menjadi langkah awal yang wajib diikuti satuan pendidikan untuk mendaftarkan siswa-siswi terbaik mereka dalam Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) 2026.
SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi nasional berbasis prestasi akademik tanpa ujian tulis yang diperuntukkan bagi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) serta UIN, IAIN, dan STAIN di seluruh Indonesia.
1. Pengisian PDSS SPAN-PTKIN 2026 resmi dibuka hingga 7 Februari

Ketua PMB PTKIN 2026, Abd. Aziz, menjelaskan, SPAN-PTKIN 2026 merupakan seleksi nasional berbasis prestasi akademik tanpa ujian tulis. Seluruh proses dilaksanakan secara daring melalui tautan pengisian PDSS 2026. Aziz menyampaikan, pendaftaran PDSS SPAN-PTKIN 2026 dibuka dari 5 Januari hingga 7 Februari 2026. Sementara itu, proses pengisian, verifikasi, dan finalisasi PDSS berlangsung sejak 5 Januari hingga 9 Februari 2026. Setelah itu, pendaftaran siswa dijadwalkan pada 11–28 Februari 2026 dan pengumuman hasil seleksi pada 7 April 2026.
"Pengisian PDSS dilakukan sepenuhnya oleh satuan pendidikan, meliputi MA/MAK, SMA, SMK, PDF, PKPPS, Satuan Pendidikan Muadalah Mu’allimin, Satuan Pendidikan Muadalah Salafiyah, serta satuan pendidikan sederajat yang memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Satuan pendidikan wajib mendaftarkan sekolah serta menginput data rapor siswa peserta SPAN-PTKIN 2026," jelas Aziz, Senin (12/1/2026).
2. Ketua PMB PTKIN imbau sekolah harus akurat dan tepat waktu mengisi data PDSS siswa

Aziz menegaskan pentingnya ketelitian dan ketepatan waktu dalam proses pengisian PDSS oleh pihak sekolah. Ia mengimbau kepada seluruh Kepala Madrasah, Kepala Sekolah, serta operator agar tidak menunda pengisian PDSS hingga mendekati batas akhir.
"Validitas data prestasi akademik siswa merupakan faktor utama dalam proses seleksi SPAN-PTKIN. Oleh karena itu, nilai rapor dan data prestasi pendukung harus diinput secara jujur, lengkap, dan akurat agar tidak merugikan hak siswa di kemudian hari,” ujarnya.
Ia juga memberikan imbauan kepada siswa kelas XII agar aktif berkoordinasi dengan sekolah. “Siswa kelas XII diimbau untuk aktif berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pihak sekolah guna memastikan telah didaftarkan serta data PDSS-nya diinput secara benar dan tepat waktu,” sambungnya.
3. Ketentuan dan jadwal lengkap SPAN-PTKIN 2026

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amin Suyitno, menyampaikan bahwa sistem PDSS SPAN-PTKIN 2026 telah disempurnakan untuk meningkatkan kualitas layanan dan aksesibilitas. Amin menyebut, SPAN-PTKIN 2026 merupakan wujud komitmen Kementerian Agama dalam menyediakan akses pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.
"Sistem PDSS tahun ini telah dioptimalkan untuk meminimalkan kendala teknis. Pendidikan Islam harus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi unggul, dan hal tersebut dimulai dari proses seleksi yang transparan serta akuntabel,” jelasnya.
Ketentuan umum pendaftaran dan pengisian PDSS menurut Amin meliputi satuan pendidikan memiliki NPSN dan Kode Registrasi Sekolah, kepala satuan pendidikan memiliki nomor WhatsApp dan email aktif, serta melakukan registrasi melalui laman pdss.ptkin.ac.id. Satuan pendidikan berbentuk MA/MAK/SMA/SMK disarankan menggunakan aplikasi E-Rapor. Nilai rapor yang diunggah mencakup rapor Kelas X semester 1 dan 2, Kelas XI semester 1 dan 2, serta Kelas XII semester 1.
"Satuan pendidikan wajib mengunggah KKM, memiliki dan menginput nilai mata pelajaran sesuai ketentuan, serta melakukan finalisasi agar pendaftaran dinyatakan selesai," ujarnya.
















