Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Terpeleset Cari Ikan, Bocah Hanyut Akibat Banjir di Lamsel Meninggal
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban Diki Cahyana. (Dok. Basarnas Lampung).
  • Seorang bocah bernama Diki Cahyana (9) asal Desa Kaliasin, Lampung Selatan ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus banjir pada Jumat malam, 6 Maret 2026.
  • Korban terpeleset ke sungai saat mencari ikan bersama teman-temannya di tengah hujan deras, lalu terbawa arus sejauh sekitar empat kilometer dari lokasi awal kejadian.
  • Setelah pencarian lebih dari 12 jam oleh tim SAR gabungan dan warga, jenazah Diki berhasil dievakuasi serta diserahkan kepada keluarga di rumah duka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Seorang anak asal Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dilaporkan hilang akibat terseret arus banjir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kabid Damkar pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengonfirmasi ihwal penemuan anak tersebut. Korban diketahui beridentitas Diki Cahyana (9).

"Benar, siang ini anak yang hanyut kemarin atas nama Diki sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2026).

1. Ditemukan setelah lebih dari 12 jam

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban Diki Cahyana. (Dok. Damkarmat Lamsel).

Rully menyampaikan, korban Diki berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dibantu warga setempat, setelah dilakukan pencarian selama lebih dari 12 jam sejak peristiwa awal dilaporkan.

"Ditemukan masih di aliran sungai wilayah Tanjung Bintang, kurang lebih sekitar 4 kilometer dari lokasi awal kejadian," katanya.

2. Korban terpeleset ke sungai saat cari ikan

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban Diki Cahyana. (Dok. Damkarmat Lamsel).

Dantim Rescuer Basarnas Lampung, Roby Hero menambahkan, peristiwa menimpa korban Diki berlangsung saat hujan deras mengguyur wilayah permukiman setempat, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Waktu itu, korban bersama beberapa temannya bermain di pinggir sungai untuk mencari ikan. Namun ia diduga terpeleset dan terjatuh ke aliran sungai hingga hanyut terbawa arus.

"Korban ini baru berhasil ditemukan dalam kegiatan pencarian di hari kedua oleh tim SAR gabungan pada jarak kurang lebih empat kilometer dari lokasi awal kejadian," katanya.

3. Jenazah telah diserahkan ke keluarga

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban Diki Cahyana. (Dok. Basarnas Lampung).

Pascakorban ditemukan dan berhasil dievakuasi, Roby menambahkan, Diki sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, sebelum akhirnya telah diserahkan ke pihak keluarga di rumah duka.

"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai serta seluruh unsur yang teribat dikembalikan ke satuannya masing-masing," imbuh dia.

Editorial Team