Lagi, 1 Anak Usia 6 Tahun di Lampung Selatan Terseret Banjir

- Banjir melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung menyebabkan seorang anak berusia 6 tahun dari Desa Kali Asin, Tanjung Bintang, dilaporkan terseret arus pada Jumat (6/3/2026).
- BPBD Provinsi Lampung melalui Humas Wahyu Hidayat membenarkan kejadian tersebut dan menyebut proses pencarian korban masih berlangsung dengan menunggu laporan kronologi lengkap.
- Selain itu, petugas gabungan juga mencari anak lain berusia 10 tahun bernama Satria yang terseret di Terminal Rajabasa, sementara satu korban dewasa ditemukan meninggal tanpa identitas di Jalan Dr Harun.
Lampung Selatan, IDN Times - Kabar duka kembali datang akibat banjir yang terjadi di wilayah Provinsi Lampung. Satu anak usia 6 tahun dilaporkan terseret arus banjir yang melanda wilayah Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (6/3/2026).
1. Tim cari anak usia 6 tahun terseret banjir
Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat mengatakan korban terseret banjir merupakan warga Desa Kali Asin, Kecamatan Tanjung Bintang. "Ya, benar yang ketiga anak 6 tahun masih dalam pencarian," ujarnya saat dikonfirmasi.
Saat ini BPBD Provinsi Lampung masih menunggu laporan pasti mengenai kronologi hingga penyebabnya. "Yang pasti sejauh ini laporan dikarenakan akibat banjir, korban terbawa arusnya seperti apa saya belum bisa memastikan," ucap Wahyu.
2. 1 orang meninggal dunia, 1 anak lainnya masih dalam pencarian

Disinggung perkembangan pencarian korban anak lainnya yang merupakan warga Kota Bandar Lampung, Wahyu menyatakan petugas gabungan masih melakukan upaya penelusuran. Saat ini pihaknya telah mengantongi identitas korban anak usia 10 tahun yang diketahui berinisial S.
"Korban inisal Satria, nama orangtua Sayuda, terseret aliran sungai di daerah Terminal Rajabasa," ungkapnya.
Sementara untuk korban pria dewasa sebelumnya telah ditemukan meninggal dunia di Jalan Dr Harun, Bandar Lampung, tapi belum diketahui identitasnya. "Untuk korban dewasa di Dokter Harun masih anonim (tanpa identitas), sudah dipastikan meninggal dunia," imbuh Wahyu


















