Pemuda Tenggelam di Irigasi Lamtim Meninggal, Terseret 644 Meter

Lampung Timur, IDN Times - Andre Saputra (20), seorang pemuda sempat dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Wadantim Rescuer, Zamu Haradin mengatakan, korban Andre ditemukan tim SAR gabungan sekitar 644 meter dari lokasi awal kejadian. Korban kemudian dievakuasi dari titik koordinat 5°08'19" LS – 105°22'53" BT.
"Benar, sebelumnya proses pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB sesuai rencana operasi SAR hari kedua dan dijadwalkan kembali dilanjutkan keesokan harinya. Namun, sekitar pukul 19.41 WIB, tim menerima informasi dari warga bahwa korban telah ditemukan mengambang di aliran irigasi," ujarnya dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).
1. Jenazah korban diserahkan ke keluarga

Pascaproses evakuasi, Zamu melanjutkan, jenazah Andre Saputra diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Desa Enggal Mulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah dalam pelaksanaan operasi pencarian," ucapnya.
2. Tantangan operasi pencarian hadapi arus deras irigasi

Ditemukannya korban, Zamu melanjutkan, operasi SAR terhadap korban Andre Saputra dihentikan dan dinyatakan selesai, serta seluruh unsur terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing.
Menurutnya, selama proses pencarian tim menghadapi tantangan berupa arus saluran irigasi yang cukup deras sehingga operasi harus dilakukan secara hati-hati.
"Melalui koordinasi dan sinergi antarpersonel membuat proses pencarian dapat berjalan optimal hingga korban berhasil ditemukan," katanya.
3. Libatkan berbagai unsur SAR gabungan

Zamu menambahkan, operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Basarnas Lampung, Polsek Batanghari, Koramil Batanghari, Kodim Batanghari, BPBD Kabupaten Lampung Timur, BPBD Kota Metro, Taruna Siaga Bencana (Tagana), keluarga korban, serta masyarakat setempat.
"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh personel yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing," imbuhnya.





















