Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 11 September 2026, Potensi Gelombang Tinggi

Bandar Lampung
Kondisi Perairan Lampung 11 September 2026, Potensi Gelombang Tinggi
Ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/George Desipris)
  • BMKG Maritim memprakirakan gelombang tinggi 2,5–2,8 meter di perairan Barat Lampung dan Samudra Hindia barat Lampung pada 11 September 2026.
  • Selat Sunda bagian barat Pandeglang juga diprediksi mengalami gelombang 2,6–2,8 meter, dengan hembusan angin mencapai 22–25 knot.
  • Perairan timur Lampung relatif tenang dengan gelombang 0,6–0,9 meter, sedangkan Teluk Lampung berada pada kisaran 1,2–1,7 meter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Jumat (11/9/2026) berdasarkan prakiraan terbaru BMKG Maritim cukup bervariasi. Perairan di sisi barat Lampung dan Samudra Hindia perlu mendapat perhatian karena gelombang diprakirakan mencapai 2,5 meter–2,8 meter (tinggi).

Bahkan diprediksi, di perairan Barat Lampung angin maksimum atau hembusan sekitar 22–24 knot. Sedangkan perairan timur relatif lebih aman dengan gelombang di bawah 1 meter.

Sementara itu, Samudra Hindia barat Lampung menjadi wilayah paling perlu diwaspadai. Gelombang diprakirakan sekitar 2,5–2,8 meter sepanjang 11 September, dengan angin tenggara 14–15 knot dan hembusan hingga 25 knot.

  1. 1. Bagaimana dengan Selat Sunda?

    ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)
    ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)

    Untuk kawasan Selat Sunda bagian barat Pandeglang, yang berhubungan dengan jalur perairan menuju Lampung, BMKG memprakirakan gelombang 2,6 meter–2,8 meter atau kategori tinggi sepanjang 11 September. Angin bertiup dari tenggara hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 8–13 knot dan hembusan mencapai 22–25 knot.

    Ini menjadi perhatian terutama bagi kapal nelayan kecil, kapal wisata, dan aktivitas pelayaran yang melintasi perairan terbuka. Nelayan dengan kapal kecil dan masyarakat yang melakukan aktivitas di laut terbuka sebaiknya memperhatikan perkembangan peringatan gelombang BMKG sebelum berangkat.

  2. 2. Kondisi perairan Lampung 11 September 2026 tidak seragam

    Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)
    Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)
    • Barat Lampung: gelombang tinggi 2,4–2,6 meter.
    • Samudra Hindia barat Lampung: paling berisiko, gelombang 2,5–2,8 meter.
    • Teluk Lampung: relatif lebih terlindungi, gelombang 1,2–1,7 meter.
    • Timur Lampung: relatif tenang dengan gelombang 0,6–0,9 meter.
    • Selat Sunda: gelombang juga tinggi hingga 2,8 meter.

    3. Data lengkap kondisi perairan Lampung

    Wilayah perairan

    Cuaca

    Angin

    Gelombang

    Arus

    Perairan Barat Lampung

    Udara kabur–kabut

    Tenggara–selatan, 13–14 knot

    2,4–2,6 m (tinggi)

    Barat–barat laut, sekitar 0,9–1,1 knot

    Samudra Hindia Barat Lampung

    Udara kabur–berawan tebal

    Tenggara, 14–15 knot

    2,5–2,8 m (tinggi)

    Ke barat, sekitar 1,4–1,6 knot

    Teluk Lampung bagian utara

    Berawan–berawan tebal

    Utara–barat laut, 5–7 knot

    1,2–1,3 m (rendah–sedang)

    Barat daya, sekitar 0,7–1,1 knot

    Teluk Lampung bagian selatan

    Cerah berawan–berawan tebal

    Tenggara–barat laut, 5–9 knot

    1,6–1,7 m (sedang)

    Ke barat, sekitar 1,8–2,4 knot

    Perairan Timur Lampung bagian selatan

    Hujan ringan–udara kabur

    Timur, 6–10 knot

    0,6–0,9 m (rendah)

    Selatan–barat daya/barat laut, sekitar 1,0–1,7 knot

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More