Tempuh Jalur Laut Lawan Dewa, Aksi Unik Pemain Bhayangkara FC di Kapal

- Bhayangkara Presisi Lampung FC menempuh perjalanan darat dan laut dari Bandar Lampung ke Serang untuk menghadapi Dewa United, setelah erupsi Gunung Anak Krakatau memengaruhi perjalanan tandang mereka.
- Dalam penyeberangan Selat Sunda memakai KMP Batu Mandi, pemain menikmati suasana laut, mengunjungi ruang nakhoda, menggunakan teropong, serta berfoto dengan atribut kapten kapal.
- Tim official mengadakan giveaway jersey dan merchandise bagi penumpang kapal; Restu, penerima hadiah, senang bisa bertemu langsung pemain termasuk Muhammad Ferarri.
Bandar Lampung, IDN Times - Bhayangkara Presisi Lampung FC bakal bertandang ke markas Dewa United tepatnya ke Banten Internasional Stadium (BIS) pekan ke dua Super League Indonesia musim 2026/2027 digelar, Jumat (11/9/2026).
Jurnalis IDN Times diundang secara khusus oleh Media Official Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk tugas jurnalistik liputan pertandingan tim ini melawan Dewa United. Tim berjuluk The Guardians of Saburai tersebut terpaksa melakukan perjalanan tandang perdananya via darat dan laut.
Dari Bandar Lampung tim dan ofisial berangkat dengan dua bus, Kamis (10/9/2026) pukul 13.37 WIB. Lalu saat menyeberang Selat Sunda menuju Banten, menaiki kapal ferry. Rombongan tiba di Serang Banten sekitar pukul 19.30 WIB
Perjalanan darat dan laut dilakukan Bhayangkara FC imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Selama perjalanan laut, anak asuh Oscar Bruzon tersebut memiliki beberapa keseruan, mulai dari masuk ke ruang nahkoda hingga foto bersama para penumpang.
1. Menjadi kapten kapal

Pemain Bhayangkara FC Jefferson saat bergaya seperti nahkoda kapal saat perjalanan menuju Merak. (IDN Times/Muhaimin) Dalam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan menuju Pelabuhan Merak Banten, anak asuh Oscar Bruzon tersebut terpantau antusias menikmati suasana laut.
Berdasarkan pantauan, para pemain banyak mengambil gambar suasana laut menggunakan telepon gengam. Bahkan, mereka berkesempatan melihat ruang nakhoda KMP Batu Mandi saat berlayar.
Tak pelak, kondisi ini membuat para pemain semringah. Alhasil, pemain yang ikut ke ruang nahkoda seperti Muhammad Ferarri, Frengky Misa, Wahyu Subo Seto, Ryan Kurnia hingga pemain asing seperti Matias Ocampo dan Jefferson memanfaatkan momen tersebut.
Aksi skuat Bhayangkara di ruang nakhoda pun cukup unik. Ada yang menggunakan teropong memantau kondisi laut, mengenakan topi kapten kapal dan sebagainya. Mereka semua terlihat cukup menikmati perjalanan laut sekitar 90 menit tersebut.
2. Bagikan give away

Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Wahyu Subo Seto saat berfoto bersama penumpang usai memberikan give away. (IDN Times/Muhaimin) Tak hanya melakukan grebek ruangan nahkoda, Bhayangkara Presisi Lampung FC juga turut mengadakan give away di kapal tersebut.
Tim official Bhayangkara membagikan jersey dan merchandise mereka kepada para penumpang yang ada di kapal.
Mereka membagikan hadiah memberi pertanyaan kepada para penumpang. Bahkan, ada yang mengundang gelak tawa ketika memberikan jawaban.
Seperti salah satu bapak-bapak yang diberikan pertanyaan "Sebutkan dua pemain dari Bhayangkara Presisi Lampung FC?,"
Bapak tersebut menjawab "Ayono, Ayano, Suyono,". Sontak jawaban tersebut membuat penumpang lain tertawa, sebab tidak ada nama pemain The Guardians of Saburai yang memiliki nama tersebut.
3. Penumpang senang mendapat hadiah

Pemain Bhayangkara FC Jefferson dan Ocampo saat foto bersama pemenang give away. (Dok. Bhayangkara FC) Restu, salah satu penumpang dari Lampung Selatan yang mendapatkan giveaway jersey merasa senang dengan adanya tim Bhayangkara Presisi Lampung FC di kapal tersebut.
Ia tak menduga perjalanan laut dilakukannya malah berkesempatan satu kapal dengan pemain Bhayangkara. Terlebih ada beberapa pemain timnas masuk skuat tim ini.
"Senang bisa ketemu pemain seperti Ferarri yang biasanya kita lihat di TV, ini kita bisa satu kapal bersama para pemain. Dapat hadiah pula diberi langsung dari pemain," katanya.






















