Pemkot Balam Usulkan 200 Formasi ASN, Nakes dan Guru Prioritas

- Pemerintah Kota Bandar Lampung mengusulkan 200 formasi ASN untuk memenuhi kebutuhan pegawai di berbagai sektor pelayanan publik sesuai arahan Kementerian PANRB.
- Formasi paling banyak berasal dari sektor kesehatan dan pendidikan karena dianggap krusial dalam peningkatan layanan dasar masyarakat di Kota Bandar Lampung.
- Jumlah formasi masih menunggu persetujuan pemerintah pusat, dan rekrutmen CPNS baru akan dilakukan setelah keputusan resmi diterbitkan.
Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengusulkan sebanyak 200 formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memenuhi kebutuhan pegawai di berbagai sektor pelayanan publik.
Usulan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kepada seluruh instansi pemerintah agar segera mengajukan kebutuhan formasi ASN.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandar Lampung, Zulkifli, mengatakan, ratusan formasi tersebut mencakup hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Sudah kita usulkan sebanyak 200 formasi. Itu mencakup hampir seluruh OPD,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
1. Didominasi sektor kesehatan dan pendidikan

Zulkifli menjelaskan, kebutuhan terbesar masih berasal dari sektor kesehatan dan pendidikan. Dua sektor ini dinilai krusial karena berkaitan langsung dengan layanan dasar masyarakat.
“Yang paling banyak memang dari tenaga kesehatan dan guru. Sementara tenaga teknis juga kita usulkan sesuai kebutuhan di masing-masing OPD,” jelasnya.
Menurutnya, penguatan di dua sektor tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik di Kota Bandar Lampung.
2. Jumlah formasi masih menunggu persetujuan pusat

Meski sudah diajukan, jumlah formasi yang akan dibuka belum bisa dipastikan. Pasalnya, seluruh usulan masih harus melalui proses verifikasi oleh pemerintah pusat.
“Nanti dari kementerian yang akan menyetujui berapa jumlah yang disetujui. Kita masih menunggu keputusan dari pusat terkait kebutuhan riil yang akan dipenuhi,” katanya.
3. Rekrutmen dilakukan setelah keputusan resmi

Zulkifli menambahkan, proses rekrutmen CPNS akan dilakukan setelah ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.
“Kalau sudah ada keputusan dari pusat, baru kita laksanakan prosesnya sesuai mekanisme yang ada,” tambahnya.
Dengan adanya usulan ini, diharapkan kekurangan tenaga ASN di sejumlah sektor penting bisa segera teratasi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bandar Lampung.


















