Pemkot Balam Buka Ruang Musisi Tampil di Taman Kuliner UMKM Bung Karno

- Semua fasilitas gratis, termasuk listrik, kursi, dan tenda
- Taman UMKM terbuka untuk semua genre musik dan segala usia
- Program ini menjadi wadah kreativitas dan industri musik lokal
Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perindustrian membuka peluang bagi musisi lokal untuk tampil di Taman Kuliner UMKM Bung Karno yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Bumi Waras. Kepala Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna, mengatakan kesempatan ini terbuka lebar bagi siapa saja.
Lebih lanjut, ia menyampaikan pemusik cukup melakukan koordinasi langsung dengan pihaknya di Mal Pelayanan Publik (MPP) lantai 7, Dinas Perindustrian. "Kita berharap teman-teman yang ingin performance supaya segera berkoordinasi dengan kita. Kita akan semaksimal mungkin memberikan pelayanan untuk kawan-kawan yang mau tampil," katanya, Rabu (27/8/2025).
1. Semua fasilitas gratis

Ahmad menegaskan, semua pelayanan untuk musisi yang ingin tampil tidak dipungut biaya alias gratis. Pendaftaran sendiri sudah dibuka sejak Senin (25/8/2025).
Dinas Perindustrian juga akan menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung pertunjukan musik, mulai dari listrik, kursi, hingga tenda. "Area sekitar lokasi pertunjukan juga akan dilengkapi meja dan kursi agar pengunjung bisa menikmati kuliner UMKM sekaligus hiburan musik," ujarnya.
2. Untuk semua genre

Husna juga menyampaikan, Taman UMKM tersebut terbuka untuk semua genre musik yang ingin tampil.
"Terbuka untuk semua genre, semua umur. Generasi milenial, generasi Z, sampai generasi strawberry. Mari kita sama-sama memajukan industri wisata, hiburan, dan musik di Kota Bandar Lampung," tambahnya.
3. Wadah kreativitas dan industri musik lokal

Kehadiran program ini diharapkan menjadi wadah baru bagi musisi lokal untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menghidupkan suasana Taman Kuliner UMKM Bung Karno.
"Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pemkot Bandar Lampung dalam mengembangkan sektor industri kreatif, pariwisata, dan ekonomi lokal," ucapnya.