Nelayan Jatuh dari KM Doa Ibu Ditemukan Tewas di Perairan Laut Banten

- Restu menyampaikan, operasi pencarian korban dilakukan selama enam hari dengan koordinasi lintas wilayah.
- Jenazah Santika telah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga setelah proses identifikasi oleh tim SAR Banten.
- Operasi SAR ditutup setelah ditemukannya korban, dengan apresiasi dari Basarnas atas sinergi seluruh pihak yang terlibat.
Lampung Timur, IDN Times - Santika (37), seorang nelayan dilaporkan terjatuh dari KM Doa Ibu di perairan Sekopong, Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dantim Pos SAR Bakauheni, Restu Abdila membenarkan ihwal penemuan korban Santika tersebut. Jenazah ditemukan di titik koordinat 6°28'20.1" LS – 105°43'21.5" BT, kemudian dievakuasi oleh kapal nelayan dan dibawa ke Pos Polairud Panimbang.
"Benar, Kantor SAR Lampung menerima informasi dari Kantor SAR Banten melalui Unit Siaga SAR Pandeglang, terkait penemuan jenazah di sekitar perairan Panimbang, Banten," ujarnya dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).
1. Ditemukan hari keenam pencarian

Restu menyampaikan, operasi pencarian terhadap korban kecelakaan kapal Man Over Board (MOB) atas nama Santika ini melibatkan koordinasi lintas wilayah, serta dilakukan secara bertahap sesuai prosedur.
Menurutnya, operasi pencarian dan pertolongan tersebut telah berlangsung selama enam hari tepatnya pascakejadian, dengan pembagian sektor berdasarkan SAR Map Prediction.
"Tim SAR gabungan telah berupaya maksimal baik melalui penyisiran laut maupun koordinasi, dengan wilayah Banten hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” katanya.
2. Pastikan jenazah Santika

Pascadilakukan proses identifikasi oleh tim SAR Banten bersama pihak keluarga, Restu memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Santika, warga Pandeglang, Banten. Kemudian korban diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka.
"Operasi SAR ini melibatkan Kantor SAR Lampung, Kantor SAR Banten, unsur Polairud, TNI AL, nelayan, serta keluarga korban, dengan dukungan sejumlah alutsista laut dan darat," ucapnya.
3. Operasi SAR berakhir

Seiring ditemukannya korban Santika, Santika menambahkan, kegiatan operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai. Kemudian seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.
"Basarnas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi seluruh pihak dalam operasi kemanusiaan tersebut," imbuhnya.

















