Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Landai, Pemudik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni Turun

Landai, Pemudik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni Turun
Aktivitas arus mudik H-4 Lebaran 1446 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Intinya Sih
  • Penurunan aktivitas pemudik terjadi di Pelabuhan Bakauheni menjelang Lebaran 2025.
  • Kendaraan roda dua turun 9% dan roda empat turun 13%, sementara produksi bus naik 8% dan truk naik 1%.
  • Penurunan kemungkinan disebabkan oleh kebijakan libur sekolah dan work from anywhere (WFA), namun pihak ASDP masih menunggu momen puncak arus mudik H-3 dan H-2 Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Lampung Selatan, IDN Times - Memasuki H-4 Lebaran 2025, ASDP Cabang Bakauheni mencatat ada penurunan aktivitas pemudik. Penurunan terjadi pada penumpang pejalan kaki maupun kendaraan roda dua maupun empat.

Berdasarkan data perkembangan penyeberangan Pelabuhan Bakauheni terbaru hingga Kamis (27/3/2025), tercatat mulai H-10 atau 21 Maret 2025 hingga H-4 atau 27 Maret 2025, penumpang kendaraan roda dua turun 9 persen, dan roda empat turun 13 persen.

Sementara pada produksi kendaraan bus tercatat naik 8 persen dan truk naik 1 persen. Sehingga secara kumulatif aktivitas pergerakan kendaraan turun 7 persen, sedangkan penumpang pejalan kaki turun 4 persen dibandingkan periode sama pada arus mudik Lebaran 2024.

"Ya, dapat kami sampaikan hari ini kondisi masih sangat landai dan secara produksi beberapa golongan kendaraan maupun penumpang turun," ujar GM ASDP Bakauheni, Syamsudin dimintai keterangan, Kamis (27/3/2025).

1. Dipicu WFA dan libur sekolah

GM ASDP Bakauheni, Syamsudin. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
GM ASDP Bakauheni, Syamsudin. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Syamsudin melanjutkan, penurunan pemudik ini kemungkinan terjadi lantaran adanya kebijakan libur sekolah yang telah dimulai sejak akhir pekan kemarin hingga work from anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja.

"Bisa jadi, ini bisa memecah konsentrasi pergerakan pemudik tapi bisa juga pergerakannya yang belum dilakukan bisa malam ini, bisa besok atau lusa," katanya.

2. Masih tunggu hingga prediksi puncak arus mudik

Aktivitas arus mudik H-4 Lebaran 1446 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Aktivitas arus mudik H-4 Lebaran 1446 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Meski mengalami penurunan jumlah penumpang dan kendaraan, Syamsudin mengatakan, pihaknya masih akan menunggu pergerakan penumpang hingga H-3 dan H-2 Lebaran yang diprediksi menjadi momen puncak arus mudik tahun ini.

Prediksi arus mudik Lebaran itu dikatakan bila merujuk pada penanggalan hari Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

"Masih ada beberapa hari lagi tersisa malam Sabtu dan malam Minggu terkait kedatangan para pengguna jasa, terutama kendaraan roda dua dan pejalan kaki," ucapnya.

3. Siapkan petugas hingga loket tiket portabel

Penampakan aktivitas arus mudik Lebaran 2024 di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Penampakan aktivitas arus mudik Lebaran 2024 di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Syamsudin menambahkan, pihaknya terus memastikan kesiapsiagaan para petugas di lapangan mulai dari penempatan di buffer zone atau zona penyangga, Pelabuhan PT Wika Beton, maupun Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Selain itu, ASDP Cabang Bakauheni juga menyiapkan loket tiket portabel bagi para pemudik penggunaan kendaraan roda dua.

"Apabila ada kepadatan jauh-jauh hari kita sudah mempersiapkan ada loket portabel yang bisa kita gunakan baik di Bakauheni dan Wika Beton, untuk kendaraan roda dua sudah disiapkan," kata dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More