Laka Maut Pringsewu Pikap Vs Motor: Dua Tewas, Satu Kritis

- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Barat Sumatera, Pringsewu, melibatkan pikap Mitsubishi L300 dan motor Honda Vario hingga menewaskan dua orang dan satu korban kritis.
- Pikap yang dikemudikan Putra Ridho Pangestu diduga hilang kendali di tikungan tajam lalu masuk ke jalur berlawanan dan menabrak motor yang dikendarai Yuni Mardiatun.
- Kedua kendaraan mengalami kerusakan parah, arus lalu lintas sempat tersendat, dan polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan sambil mengimbau pengendara lebih waspada.
Pringsewu, IDN Times - Dua warga meninggal dunia dan satu korban lainnya dalam kondisi kritis kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di ruas Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di tikungan tajam Dusun Krandegan, Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Selasa (7/4/2026).
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit pickap Mitsubishi L300 berwarna hitam dengan nomor polisi BE 8122 YW dan sepeda motor Honda Vario berwarna merah bernomor polisi BE 4002 UH.
1. Pikap diduga hilang kendali

Kasatlantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan, mengatakan pikap dikemudikan Putra Ridho Pangestu (21), warga Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, sepeda motor dikendarai Yuni Mardiatun (53), warga Pekon Gadingrejo Utara, Kecamatan Gadingrejo, yang saat itu membonceng dua penumpang, yakni Yeni Apriyani (43) dan Wagiyem (43), warga Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kendaraan pick up melaju dari arah Pringsewu menuju Bandar Lampung. Setibanya di lokasi kejadian, diduga kendaraan hilang kendali,” ujar Kadek.
Diduga, sopir kemudian membanting setir ke arah kanan hingga masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.
2. Pengemudi pikap tidak terluka

Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor, Yuni Mardiatun, dan salah satu penumpangnya, Yeni Apriyani, mengalami luka berat dan sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, Wagiyem mengalami luka berat dan hingga kini masih dalam kondisi kritis serta menjalani perawatan intensif di RS Mitra Husada Pringsewu. Di sisi lain, pengemudi pikap dilaporkan tidak mengalami luka kejadian tersebut.
3. Kondisi kendaraan rusak parah

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan parah pada kedua kendaraan. Pecahan material kendaraan terlihat berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Pikap bahkan dilaporkan keluar jalur hingga masuk ke area persawahan di sekitar lokasi. Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur tersebut tersendat.
Sejumlah pengguna jalan terlihat memperlambat laju kendaraan saat melintas di lokasi kejadian, sementara petugas kepolisian melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas.
4. Masih diselidiki polisi

Saat ini, kedua kendaraan terlibat kecelakaan telah diamankan di kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Pringsewu. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dengan meminta keterangan dari pengemudi pikap.
Polisi juga mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan seperti tikungan tajam, guna menghindari kejadian serupa


















