Jelang Lebaran, Pemkot Balam Cek Masjid dan Pos Pengamanan

- Pemkot Bandar Lampung meninjau masjid dan pos pengamanan untuk memastikan kesiapan jelang Idulfitri 1447 H, dengan hasil pemantauan menunjukkan situasi aman dan kondusif.
- Setiap pos pengamanan dilengkapi tenaga medis siaga 24 jam, ambulans, serta logistik pendukung bagi petugas dan pemudik guna menjaga kelancaran pelayanan di lapangan.
- Polisi menurunkan 20 personel untuk mengatur lalu lintas di Teluk Betung Timur, menghadapi peningkatan arus kendaraan yang masih terkendali menjelang Lebaran.
Bandar Lampung, IDN Times – Menjelang puncak perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bandar Lampung memastikan kesiapan pengamanan dan kelancaran arus mudik di wilayahnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, meninjau langsung ke sejumlah titik strategis, mulai dari masjid hingga pos pengamanan, Jumat (20/3/2026).
Peninjauan dimulai dari Masjid Al Anwar yang berada di Jalan Laksamana Malahayati, Kecamatan Teluk Betung Selatan.
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Masjid Baitul Janah di kawasan Perumahan Citra Garden, Kecamatan Teluk Betung Barat.
Rombongan kemudian menuju Pos Pengamanan Polsek Teluk Betung Timur Polresta Bandar Lampung yang berada di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Teluk Betung Timur.
1. Kondusif

Iwan mengatakan, dari hasil pemantauan di sejumlah lokasi tersebut, kondisi perayaan Idulfitri dan arus mudik di Bandar Lampung masih terpantau aman dan kondusif.
“Alhamdulillah, arus mudik dan perayaan berjalan dengan aman dan tertib. Semua pihak bekerja sama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
2. Pos pengamanan dilengkapi tenaga medis

Selain memastikan keamanan, pemerintah kota juga menyiapkan dukungan logistik dan fasilitas kesehatan bagi pemudik maupun petugas di lapangan. Setiap pos pengamanan telah dilengkapi tenaga medis yang bersiaga selama 24 jam.
“Setiap pos dilengkapi minimal empat tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat,” kata Iwan.
Selain itu, masing-masing pos juga disiapkan unit ambulans untuk mengantisipasi kondisi darurat. Pemerintah kota juga menyalurkan bantuan logistik, seperti air minum, untuk petugas yang berjaga.
3. Polisi kerahkan 20 personel jaga lalu lintas

Kapolsek Teluk Betung Timur, Toni Apriadi, mengatakan mengerahkan sekitar 20 personel untuk mengamankan arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Personel tersebut dibagi menjadi dua regu yang bertugas secara bergantian agar tetap siaga selama masa pengamanan.
“Untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas, pihak kepolisian menurunkan sedikitnya 20 personel yang dibagi dalam dua regu,” ujarnya.
Menurut Toni, hingga saat ini kondisi lalu lintas di wilayah Teluk Betung Timur masih terpantau kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
4. Arus kendaraan meningkat, tapi masih terkendali

Toni menjelaskan, terjadi peningkatan volume kendaraan terutama dari arah Kabupaten Pesawaran menuju pusat Kota Bandar Lampung. Namun peningkatan tersebut masih dalam kategori normal.
Sebagian besar kendaraan berasal dari warga yang berbelanja kebutuhan Lebaran maupun yang mulai mempersiapkan perjalanan mudik.
Polisi juga memprediksi peningkatan arus kendaraan menuju kawasan wisata di Pesawaran akan terjadi pada akhir pekan.
“Kami memperkirakan arus kendaraan menuju kawasan wisata di Pesawaran akan meningkat pada Sabtu dan Minggu,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas selama masa mudik dan libur panjang.


















