Lampung Timur, IDN Times – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung memastikan jejak kaki satwa sempat menggegerkan warga Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur bukan berasal dari harimau sumatra.
PEH Ahli Pertama Seksi KSDA Wilayah III Lampung, Irhamuddin mengatakan, hasil analisa sementara menunjukkan karakteristik jejak kaki tersebut lebih menyerupai jejak anjing atau satwa dari golongan kucing liar berukuran lebih kecil.
“Berdasarkan analisa sementara, jejak kaki yang ditemukan tidak mengarah pada jejak harimau sumatra. Karakteristiknya lebih sesuai dengan jejak anjing. Jika pun berasal dari satwa golongan kucing liar, maka lebih mengarah ke macan dahan atau kucing emas, bukan harimau sumatra,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).
