DPRD Lampung Dorong Pemprov Segera Susun Strategi Efisiensi BBM

- DPRD Lampung mendorong Pemprov segera merumuskan kebijakan konkret efisiensi penggunaan BBM meski harga energi masih stabil.
- Strategi penghematan energi akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah Lampung yang berbasis pertanian dan kondisi geografisnya.
- DPRD membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina, untuk menciptakan kebijakan efisiensi energi yang efektif dan menjaga produktivitas masyarakat.
Bandar Lampung, IDN Times - DPRD Provinsi Lampung mendorong pemerintah daerah segera merumuskan kebijakan konkret terkait efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah kondisi harga energi tergolong masih relatif stabil.
Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar mengatakan, meski saat ini belum terjadi kenaikan harga BBM, masyarakat tetap perlu didorong untuk menggunakan energi secara bijak, baik BBM maupun gas.
“Hari ini harga BBM kita masih relatif baik, belum ada kenaikan. Tapi kita sebagai masyarakat harus bijak menggunakan energi, ini tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya dimintai keterangan usai rapat paripurna, Senin (30/3/2026).
1. Dorong pemprov segera keluarkan kebijakan

Giri menegaskan, DPRD berharap Pemprov Lampung segera mengeluarkan kebijakan yang sesuai dengan kondisi daerah. Khususnya dalam penerapan efisiensi energi di kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun sektor swasta.
“Kami dorong pemerintah provinsi segera mengeluarkan kebijakan yang paling cocok untuk implementasi di ASN maupun swasta. Spiritnya harus sama, energi ini harus digunakan secara bijak,” tegasnya.
2. Strategi teknis disesuaikan kondisi daerah

Strategi penghematan energi tidak bisa disamaratakan, melainkan harus disesuaikan dengan karakteristik wilayah Lampung yang memiliki basis ekonomi di sektor pertanian.
Giri menyebut, langkah teknis nantinya bisa dirumuskan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta rantai distribusi energi dari hulu hingga hilir.
“Teknisnya tentu akan disesuaikan. Kita lihat kondisi geografis Lampung seperti apa, kemudian sektor ekonomi kita yang banyak di pertanian. Nanti OPD yang merumuskan formulanya,” jelasnya.
3. Buka ruang kolaborasi

Giri menambahkan, pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina, untuk merumuskan langkah efisiensi energi yang efektif dan tepat sasaran.
"DPRD berharap Pemprov Lampung dapat segera menghadirkan kebijakan yang tidak hanya menghemat energi, tetapi juga tetap menjaga produktivitas masyarakat dan sektor usaha," imbuh Sekretaris DPD Partai Gerindra Lampung tersebut.


















