Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dishub Balam Petakan Titik Macet, Kedaton hingga Antasari Jadi Sorotan

Dishub Balam Petakan Titik Macet, Kedaton hingga Antasari Jadi Sorotan
ilustrasi macet (pexels.com/Tom Fisk)
Intinya Sih
  • Dishub Bandar Lampung memetakan titik kemacetan utama di kawasan Kedaton, Labuhan Ratu, Kedamaian, dan Jalan Antasari yang padat saat jam sibuk pagi serta sore hari.
  • Pola kemacetan berbeda antara pagi dan sore; pagi didominasi arus menuju pusat kota, sedangkan sore hari kepadatan bergeser ke arah permukiman.
  • Untuk mengurai kemacetan, Dishub menerapkan sistem buka-tutup U-turn dan menurunkan 125 petugas guna mengatur lalu lintas di titik rawan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung memetakan sejumlah ruas jalan yang masih menjadi titik kemacetan cukup signifikan. Terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari.

Kepala Dishub Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu membeberkan beberapa wilayah yang menjadi titik rawan kemacetan.

"Kedaton, Labuhan Ratu, Kedamaian khususnya Jalan Antasari, hingga kawasan pusat perbelanjaan dan jalan protokol di pusat kota menjadi lokasi yang kerap dipadati kendaraan," ujarnya, Kamis (7/5/2026).

1. Pola kemacetan pagi dan sore berbeda

ilustrasi macet, lalu lintas di Jakarta, Indonesia
ilustrasi macet, lalu lintas di Jakarta, Indonesia (pexels.com/Dapur Melodi)

Menurut Socrat, pola kemacetan di Bandar Lampung memiliki karakteristik berbeda antara pagi dan sore hari. Pada pagi hari, kepadatan kendaraan lebih dominan terjadi di jalur menuju pusat kota.

Arus lalu lintas dipenuhi kendaraan masyarakat yang bergerak dari kawasan permukiman menuju pusat aktivitas seperti perkantoran, sekolah, hingga pusat ekonomi.

“Pagi hari arus kendaraan lebih banyak masuk ke pusat kota karena aktivitas masyarakat dimulai bersamaan,” katanya.

Sementara pada sore hari, kondisi kemacetan bergeser ke jalur keluar kota. Kepadatan kendaraan terjadi di ruas jalan yang mengarah ke kawasan permukiman seiring masyarakat pulang dari tempat kerja maupun sekolah.

2. Dishub terapkan sistem buka tutup u-turn

community.idntimes.com
U-Turn di Jl. Teuku Umar Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas tersebut, Dishub Bandar Lampung bersama pihak terkait menerapkan sejumlah langkah taktis di lapangan.

Salah satunya memberlakukan sistem buka-tutup pada beberapa titik putaran balik atau U-turn yang dinilai rawan menimbulkan antrean kendaraan.

Selain itu, petugas juga ditempatkan di sejumlah titik rawan macet guna membantu pengaturan arus lalu lintas, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari.

“Langkah ini dilakukan untuk meminimalisasi penumpukan kendaraan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,” jelas Socrat.

3. Siapkan 125 petugas

Dishub Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
Dishub Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Socrat menjelaskan, saat ini pihaknya menyiapkan total ada 125 petugas yang berjaga untuk membantu melancarkan lalu lintas.

"125 personel kita siapkan, mereka bertugas baik pagi ataupun sore untuk membantu melancarkan lalu lintas," tuturnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More