Lama Dibuka Pintu, Suami di Pringsewu Tega Tikam Istri saat Tertidur

- Seorang suami di Pringsewu menusuk istrinya dengan senjata tajam hingga luka parah karena emosi setelah lama tidak dibukakan pintu rumah.
- Korban yang tertidur bersama anaknya mengalami luka di lengan, paha, dan perut lalu dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.
- Pelaku berinisial BI berhasil ditangkap polisi kurang dari satu jam setelah kejadian saat bersembunyi di rumah kosong dekat lokasi.
Pringsewu, IDN Times - Seorang suami di Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu tega menganiaya istrinya menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka serius. Korban kini dirawat intensif di rumah sakit.
Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto membenarkan adanya peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di wilayah hukum setempat. Insiden itu berlangsung Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Benar, kami yang menerima laporan dari warga langsung bergerak cepat. Alhamdulillah, kurang dari satu jam setelah kejadian pelaku langsung ditangkap," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).
1. Diawali emosi lantaran lama dibukakan pintu

Berdasarkan hasil penyelidikan, Sugiyanto mengungkapkan, pelaku berinisial BI (35), seorang sopir angkutan merupakan warga Desa Simpang Sender, Kecamatan BPR Ranau Tengah, Kabupaten OKU Selatan, Sumatra Selatan (Sumsel).
Saat kejadian, pelaku disebut tinggal sementara di rumah mertuanya di wilayah Pekon Gadingrejo bersama korban sekaligus sang istri Karyati (32) berserta dua anaknya.
"Jadi peristiwa ini bermula saat pelaku pulang kerja dan mengetuk pintu rumah. Namun, karena pintu tak kunjung dibuka, pelaku tersulut emosi dan mengambil pisau yang disimpan di dalam mobilnya," ungkap Sugiyanto.
2. Korban ditikam saat tertidur bersama anaknya

Saat pintu akhirnya dibuka oleh anak sulungnya, pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan menuju kamar. Tanpa banyak kata, ia menyerang istrinya yang tengah tertidur bersama anak bungsunya masih berusia 7 tahun.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka sayat dan tusukan di sejumlah bagian tubuh mulai dari lengan, paha, dan perut. Dalam kondisi bersimbah darah, korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Setelah melakukan aksinya ini pelaku langsung melarikan diri, sementara istrinya langsung dibawa oleh pihak keluarga dan warga ke rumah sakit," ucap Kapolsek.
3. Ditangkap saat bersembunyi di rumah kosong

Atas informasi kejadian tersebut, Sugiyanto menambahkan, polisi langsung bergerak cepat melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan guna mengidentifikasi keberadaan pelaku BI.
Alhasil, pria asal Sumsel tersebut diringkus aparat di tempat persembunyian di sebuah rumah kosong di area persawahan yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.
"Selain menangkap pelaku, kami juga menyita sebilah senjata tajam yang digunakan dalam penganiayaan tersebut sebagai barang bukti," tegas Kapolsek.


















