Cerita Unik Damkarmat Balam Lepas Cincin di Dua Jari Guru

- Tindakan unik tim Damkarmat Kota Bandar Lampung melepas cincin yang terjebak pada jari seorang guru bernama Widia.
- Proses evakuasi dilaksanakan di Rumah Sakit Bumi Waras (BW) dan berhasil melepaskan cincin dari jari tengah dan jari kelingking tangan kiri korban.
- Pihak Damkarmat mengerahkan satu unit MAVEN dengan 7 personel serta peralatan seperti helm, sarung tangan, mini grinder, dan senter untuk proses evakuasi yang aman.
Bandar Lampung, IDN Times – Tim Penyelamatan Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung melakukan tindakan non-kebakaran cukup unik, Jumat (9/5/2025).
Kepala Bidang Penyelamatan Damkarmat, Krisna Laksamana, mengatakan, tindakan yang dilakukan berupa melepas cincin tersebut tersangkut pada jari seorang guru.
"Kami membantu melepaskan dua cincin titanium yang terjebak di jari seorang guru bernama Widia (38), warga Pesawaran," katanya, Sabtu (10/5/2025).
1. Penanganan di RS Bumi Waras

Krisna menyampaikan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 09.47 WIB. Proses evakuasi dilaksanakan di Rumah Sakit Bumi Waras (BW) dan selesai sekitar pukul 10.30 WIB.
“Cincin menjerat jari tengah dan jari kelingking tangan kiri korban, sehingga perlu penanganan khusus,” ujarnya.
2. Kerahkan 7 personel

Krisna membeberkan untuk evakuasi ini, pihaknya mengerahkan satu unit MAVEN berisi 7 personel.
"Mereka menggunakan sejumlah peralatan seperti helm, sarung tangan, mini grinder, dan senter untuk memastikan proses berjalan aman dan tanpa cedera," bebernya.
3. Imbauan

Beruntung, proses evakuasi berlangsung lancar dan tanpa komplikasi. Jari korban berhasil dibebaskan dari cincin logam kuat tersebut.
Atas kejadian tersebut Krisna mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati memakai perhiasan yang berpotensi sulit dilepas.
"Kami selalu siap siaga dalam membantu masyarakat yang mengalami kondisi darurat. Namun, kami juga mengimbau agar warga lebih berhati-hati untuk menghindari kejadian yang dapat membahayakan diri sendiri," ujar Krisna.