Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bandar Lampung Diterjang Banjir, Wali Kota Minta BBWS Belokkan Sungai

Bandar Lampung Diterjang Banjir, Wali Kota Minta BBWS Belokkan Sungai
Kondisi banjir merendam sebagian besar wilayah Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026) malam. (IDN Times/Istimewa).
Intinya Sih
  • Wali Kota Eva Dwiana meminta BBWS segera turun tangan mencari solusi pengalihan aliran sungai yang dianggap jadi penyebab utama banjir di Bandar Lampung.
  • Seorang ibu rumah tangga bernama Dewi meninggal dunia akibat rumahnya di Kecamatan Bumi Waras diterjang air bah setelah tanggul jebol.
  • Pemkot Bandar Lampung berencana merelokasi dan membangun ulang empat rumah warga terdampak banjir dengan lahan ditinggikan agar lebih aman dari potensi banjir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung buka suara ihwal bencana banjir hebat merendam sebagai besar kecamatan kota setempat pascadiguyur hujan lebat, Selasa (15/4/2026).

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, penanganan banjir tidak bisa dilakukan oleh pemerintah daerah. Ia meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait segera turun tangan.

"Bunda juga minta tolong sama balai ini, karena sungai di belakang itu besar sekali 15 meter. Ya ini memang harus ada solusinya gimana caranya solusinya seperti apa, apa ini dibelokkan ke sana apa dibelokkan sini. Ya Balai-lah yang paham," ujarnya dimintai keterangan.

1. Minta BBWS segera tangani persoalan sungai

IMG-20260415-WA0033.jpg
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat meninjau lokasi terdampak banjir di wilayah Bumi Waras, Selasa (14/4/2026) malam. (IDN Times/Istimewa).

Sejalan dengan harapan tersebut, Eva melanjutkan, pihak BBWS dapat segera menghadirkan solusi maupun langkah kongkret dalam mengatasi permasalahan aliran sungai dinilai menjadi salah satu penyebab utama banjir.

"Mudah-mudahan balai cepat segera melakukan reaksinya, untuk sungai-sungai yang ada di Bandar Lampung," pintanya.

2. Sebut korban meninggal setelah diterjang air bah

IMG-20260415-WA0010.jpg
Petugas dan warga mengevakuasi korban Dewi. (Dok. BPBD Kota Bandar Lampung).

Eva turut menyoroti peristiwa tragis menimpa seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Dewi, korban meninggal dunia saat pemukimannya di wilayah Kecamatan Bumi Waras ikut diterjang banjir.

Menurutnya, banjir terjadi di wilayah setempat akibat jebolnya tanggul menyebabkan korban meninggal dunia setelah rumahnya diterjang air bah.

“Di Bumi Waras ini ada empat rumah yang berdekatan dengan tanggul dan posisinya di bawah. Saat tanggul jebol, air datang seperti air bah. Sebenarnya sebagian keluarga sudah sempat dievakuasi, ada yang ke lantai dua dan ada yang mengungsi ke rumah keluarga. Tapi pasangan suami istri ini tidak sempat menyelamatkan diri,” jelasnya.

3. Janjikan pembangunan rumah untuk korban meninggal

IMG_20260415_012532.jpg
Penampakan banjir melanda Kota Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026). (IDN Times/Istimewa).

Sebagai bentuk penanganan di salah satu wilayah terdampak banjir tersebut, Pemkot Bandar Lampung berencana merelokasi sekaligus membangun ulang rumah warga terdampak di lokasi setempat.

Sebelum pembangunan dilakukan, proses pengukuran lahan dan kesepakatan dengan pemilik tanah akan dilakukan terlebih dahulu. “Nanti rumah yang empat ini akan kita ratakan setelah diukur dan disepakati dengan pemiliknya. Kita sesuaikan dengan kondisi sebelumnya, jumlah kamar dan lainnya. Setelah itu akan kita bangun baru,” kata Eva.

Selain itu, material dari bangunan lama akan dimanfaatkan sebagai urukan untuk meninggikan tanah, agar posisi rumah baru sejajar dengan wilayah sekitar dan lebih aman dari potensi banjir.

“Kalau belum tinggi, akan kita uruk lagi supaya lebih tinggi dan sejajar dengan rumah di depannya. Insyaallah kalau ini selesai, mudah-mudahan ke depan tidak terjadi lagi seperti ini,” imbuh Wali Kota.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More