Cegah Perang Sarung Meluas, Pemkot dan Polresta Balam Perkuat Patroli

- Pemkot dan Polresta Bandar Lampung memperkuat patroli sahur guna mencegah meluasnya fenomena perang sarung selama Ramadan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
- Satgas gabungan dibentuk dari tingkat kecamatan hingga RT, melibatkan aparat keamanan dan perangkat wilayah untuk melakukan pengawasan serta pembubaran kerumunan mencurigakan.
- Pemerintah menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi aktivitas remaja malam hari, sementara kepolisian menjalankan patroli rutin di titik rawan menjelang waktu sahur.
Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Polresta Bandar Lampung memperkuat patroli sahur sebagai langkah antisipasi maraknya fenomena perang sarung selama Ramadan.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyampaikan fokus utama kali ini bukan sekadar respons insiden viral, melainkan pencegahan agar aksi serupa tak meluas dan mengganggu ketertiban umum.
"Kita Pemkot Bandar Lampung menginstruksikan pembentukan satgas gabungan mulai dari tingkat kecamatan hingga RT. Satgas ini melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, lurah, camat, serta ketua RT dan lingkungan," ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
1. Langkah pencegahan

Eva menegaskan, langkah ini bersifat preventif agar potensi gesekan antar remaja bisa dicegah sejak dini.
“Kalau ada kerumunan mencurigakan saat patroli, langsung dibubarkan dan dilakukan pemeriksaan. Jangan sampai berkembang jadi aksi yang merugikan,” tegasnya.
2. Peran keluarga dinilai krusial

Pemkot juga menyoroti pentingnya pengawasan orang tua selama ramadan. Aktivitas remaja pada malam hingga dini hari dinilai rentan memicu aksi yang tak diinginkan bila tanpa pengawasan.
“Orang tua harus tahu anaknya ke mana dan dengan siapa. Jangan sampai baru tahu setelah ada kejadian,” katanya.
3. Bentuk tim khusus

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengatakan polisi telah membentuk tim khusus untuk melakukan patroli rutin di titik-titik rawan.
"Patroli kita jalankan terus terutama menjelang sahur. Koordinasi dengan aparat kewilayahan juga terus diperkuat," ujarnya.



















