Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cari Rumput Pakan Ternak, Pria Lansia di Pringsewu Tersambar Petir

Cari Rumput Pakan Ternak, Pria Lansia di Pringsewu Tersambar Petir
Jenazah korban Suratno. (Dok. Polres Pringsewu).
Intinya Sih
  • Pria paruh baya ditemukan tewas tersambar petir saat mencari rumput di persawahan.
  • Korban meninggal akibat tersambar petir saat hujan lebat mengguyur wilayah setempat.
  • Kematian korban tidak terkait tindak pidana, diduga murni musibah akibat terkena sambaran petir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pringsewu, IDN Times - Pria paruh baya di Kabupaten Pringsewu ditemukan tergeletak sudah tak bernyawa tatkala mencari rumput di area persawahan Pekon Rejosari. Korban meninggal akibat tersambar petir saat hujan lebat mengguyur wilayah setempat.

Korban Suratno (49), warga pekon Pekon Rejosari ini sempat berpamitan kepada keluarga, untuk mencari rumput di lokasi kejadian berjarak sekitar tiga kilometer dari rumahnya.

"Iya, sebelum ditemukan ini adik saya pamit, katanya mau cari rumput buat ternak di sekitar sawah-sawahan," ujar kakak kandung korban, Nurwanto, Rabu (24/4/2024).

1. Curiga korban tak pulang ke rumah setelah hujan deras disertai petir

ilustrasi petir menyambar tanah (freepik.com/freepik)
ilustrasi petir menyambar tanah (freepik.com/freepik)

Nurwanto menjelaskan, peristiwa nahas tersebut dialami sang adik, Selasa (23/4/2024) sekitar pukul 16.30 WIB. Waktu itu, terjadi hujan deras disertai petir, lantaran korban tidak kunjung pulang hingga pihak keluarga merasa curiga.

Alhasil, dirinya bersama dua warga lain berupaya mencari korban di area persawahan tempat biasa para warga dan Suratno mencari pakan ternak.

"Di lokasi, saya sempat lihat ada motornya saja yang terparkir di pinggir sawah, tapi dia ini tidak terlihat," ucapnya.

Setelah dilakukan penyisiran beberapa saat, pria berusia 60 tahun ini melanjutkan akhirnya menemukan keberadaan korban, itu sudah dalam posisi tergeletak tidak bergerak. "Jadi dia ini telungkup di sekitar pematang sawah-sawahan," tambah Nurwanto.

2. Evakuasi melibatkan petugas puskesmas hingga tim Inafis

Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah

Pascamendapati temuan kondisi sang adik, Nurwanto mengungkapkan, dirinya bersama warga langsung berusaha menghubungi pihak pamong desa dan petugas Bhabinkamtibmas, untuk selanjutnya membawa korban pulang ke rumah.

Menyikapi peristiwa ini, Kapolsek Pringsewu Kota, Kompol Rohmadi membenarkan ihwal peristiwa dimaksud dan sudah langsung mengerahkan personel ke TKP sesaat menerima laporan.

"Kami segera berkordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu dan tenaga medis dari Puskesmas Rejosari, untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban," katanya.

3. Meninggal murni tersambar petir

Ilustrasi petir. (IDN Times/Istimewa)
Ilustrasi petir. (IDN Times/Istimewa)

Dari lokasi kejadian, Rohmadi menyebutkan, petugas menemukan satu karung rumput dan topi milik korban Suratno sebagian dalam kondisi hangus terbakar.

Hasil pemeriksaan petugas medis dan tim inafis, tubuh korban ditemukan sejumlah luka bakar hingga melepuh di bagian paha belakang sebelah kiri, punggung hingga lengan tangan kiri.

"Berdasarkan hasil olah TKP, keterangan sejumlah saksi dan alat bukti lainnya, meninggalnya korban tidak terkait tindak pidana. Kami menduga kejadian ini murni musibah akibat terkena sambaran petir," jelasnya.

4. Korban sudah dimakamkan

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

Setelah dilakukan pemeriksaan pada bagian tubuh luar, Rohmadi menyampaikan, jasad kornan Suratno telah diserahkan kepada pihak keluarga dan sudah dimakamkan hari ini.

"Penyerahan dilakukan setelah keluarga korban menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi, mengaku sudah menerima kejadian tersebut," tandas Kapolsek.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna
Follow Us

Latest News Lampung

See More