Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mahasiswi Unila Top 3 Best Traditional Costume Putri Indonesia 2026

Mahasiswi Unila Top 3 Best Traditional Costume Putri Indonesia 2026
Agita Azara, mahasiswi berprestasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Dok. Unila).
Intinya Sih
  • Agita Azara, mahasiswi Fakultas Kedokteran Unila, berhasil masuk Top 3 Best Traditional Costume Puteri Indonesia 2026 dengan kostum bertema 'Sang Bunga Senja dari Tanah Lampung'.
  • Kostum terinspirasi dari Bunga Pukul Empat yang melambangkan kesetiaan dan keterikatan manusia dengan alam serta budaya Lampung, memikat juri lewat makna filosofis dan keindahan visualnya.
  • Prestasi ini menambah deretan pencapaian Agita seperti Paskibraka Nasional 2023, Muli Tulang Bawang 2024, dan Duta Wisata Digitalisasi Indonesia 2025 yang menunjukkan perpaduan akademik dan kecintaan budaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Agita Azara, mahasiswi berprestasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) masuk Top 3 Best Traditional Costume Puteri Indonesia 2026.

Dalam penampilannya, ia memukau dewan juri dan penonton dengan balutan kostum bertajuk “Sang Bunga Senja dari Tanah Lampung”. Itu merupakan karya artistik dari Condro Dewi Art yang sarat makna budaya.

1. Terinspirasi dari Bunga Pukul Empat

Bunga pukul empat (Pixabay.com/MolnarSzabolcsErdely)
Bunga pukul empat (Pixabay.com/MolnarSzabolcsErdely)

Kostum tersebut terinspirasi dari Bunga Pukul Empat, flora khas yang telah lama ditetapkan sebagai identitas alami Provinsi Lampung. Bunga yang sederhana ini memiliki keunikan karena mekar setiap sore hari, menjadikannya simbol alami penanda waktu bagi masyarakat setempat, sebuah pengingat akan saatnya kembali pulang dan berkumpul bersama keluarga.

Lebih dari sekadar busana panggung, karya ini menghadirkan narasi mendalam tentang waktu dan kesetiaan. Sosok yang ditampilkan merepresentasikan gadis Lampung yang teguh menjaga tradisi dan nilai-nilai leluhur, layaknya Bunga Pukul Empat yang setia mekar setiap hari tanpa pernah absen.

2. Pesan filosofi kehidupan sederhana

ilustrasi telah menemukan makna hidup (pexels.com/Elina Sazonova)
ilustrasi telah menemukan makna hidup (pexels.com/Elina Sazonova)

Melalui kostum ini, Lampung tidak hanya menunjukkan keindahan visual, tetapi juga menyampaikan filosofi kehidupan yang sederhana namun bermakna, tentang keterikatan manusia dengan alam, waktu, dan budaya yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Keunikan visual dan kedalaman makna filosofisnya berhasil memikat hati dewan juri, menempatkan Lampung berdampingan dengan perwakilan Banten dan Sumatra Selatan di posisi tiga besar.

3. Prestasi Agita

ilustrasi prestasi (Unsplash/Giorgio Trovato)
ilustrasi prestasi (Unsplash/Giorgio Trovato)

Kemenangan ini menambah panjang daftar prestasi Agita. Sebelum melangkah ke panggung Puteri Indonesia, dara berusia 18 tahun ini telah dikenal melalui berbagai pencapaian, di antaranya, Paskibraka nasional tahun 2023, mewakili Lampung di istana negara.

Prestasi lainnya, yakni sebagai Muli Tulang Bawang 2024, duta daerah yang aktif mempromosikan kearifan lokal, Duta Wisata Digitalisasi Indonesia 2025 yang fokus pada penggabungan teknologi dan pariwisata.

Dengan keberhasilannya masuk ke jajaran Top 10 besar finalis (placing) serta meraih penghargaan khusus di kategori kostum, Agita Nazara membuktikan kombinasi antara kecerdasan akademis (sebagai calon dokter) dan kecintaan pada budaya mampu menciptakan representasi yang sempurna bagi Provinsi Lampung.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More