Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BPS: Ekspor Lampung Tembus 492,31 Juta Dolar Februari 2026

BPS: Ekspor Lampung Tembus 492,31 Juta Dolar Februari 2026
ilustrasi ekspor impor (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Ekspor Lampung Februari 2026 mencapai US$492,31 juta, didominasi sektor nonmigas dengan kontribusi terbesar dari lemak dan minyak nabati meski ekspor kopi, teh, dan rempah turun tajam.
  • Tiongkok, Amerika Serikat, dan Pakistan menjadi tiga negara tujuan utama ekspor Lampung dengan total kontribusi mencapai lebih dari 88 persen dari keseluruhan nilai ekspor daerah.
  • Impor Lampung Februari 2026 tercatat US$102,98 juta atau turun signifikan dibanding tahun sebelumnya, terutama karena penurunan impor migas; Tiongkok tetap jadi pemasok utama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat kinerja perdagangan luar negeri periode Februari 2026. Nilai ekspor tercatat mencapai 492,31 juta dolar AS.

Sementara impor sebesar 102,98 juta dolar AS. Angka ini menggambarkan aktivitas ekspor dan impor Lampung pada awal tahun turut dipengaruhi oleh dinamika komoditas dan perdagangan global.

Secara kumulatif, nilai perdagangan juga menunjukkan perkembangan tersendiri jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data ini memberikan gambaran mengenai komoditas utama, negara tujuan ekspor, hingga negara asal impor yang berperan dalam aktivitas perdagangan Lampung.

Table of Content

1. Ekspor Februari 2026 masih didominasi sektor nonmigas

1. Ekspor Februari 2026 masih didominasi sektor nonmigas

Ilustrasi ekspor impor (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi ekspor impor (IDN Times/Arief Rahmat)

Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Februari 2026 tercatat sebesar 492,31 juta dolar. Secara kumulatif Januari–Februari 2026, nilai ekspor mencapai 992,45 juta dolar atau mengalami penurunan sebesar 0,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Penurunan ini terjadi karena turunnya ekspor nonmigas, mengingat pada periode tersebut tidak terdapat ekspor migas. Dari sisi komoditas, sepuluh golongan barang utama nonmigas menyumbang sebesar 95,34 persen terhadap total ekspor.

Komoditas lemak dan minyak hewan atau nabati menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 48,64 persen. Selain itu, beberapa komoditas lain juga mencatat kontribusi cukup besar, seperti kopi, teh, dan rempah-rempah serta bahan bakar mineral.

Namun, tidak seluruh komoditas mengalami peningkatan. Penurunan terdalam tercatat pada golongan kopi, teh, dan rempah-rempah turun sebesar 37,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

2. Negara tujuan ekspor didominasi kawasan utama

ilustrasi ekspor impor (pexels.com/Samuel Wölfl)
ilustrasi ekspor impor (pexels.com/Samuel Wölfl)

Berdasarkan negara tujuan, ekspor Provinsi Lampung selama Januari–Februari 2026 didominasi sejumlah negara utama. Tiongkok menjadi negara tujuan terbesar dengan nilai ekspor mencapai 162,64 juta dolar AS.

Posisi berikutnya ditempati Amerika Serikat sebesar 126,01 juta dolar ASdan Pakistan sebesar 114,98 juta dolar AS.

Selain tiga negara tersebut, ekspor Lampung juga tersebar ke berbagai negara lain, termasuk kawasan ASEAN dan Uni Eropa. Secara keseluruhan, kontribusi ekspor ke negara utama mencapai 88,44 persen dari total ekspor Lampung.

Hal ini menunjukkan perdagangan luar negeri Lampung masih terkonsentrasi pada sejumlah mitra dagang utama yang berperan besar dalam menyerap komoditas ekspor daerah.

3. Impor Februari 2026 tercatat menurun signifikan

Ilustrasi ekspor impor (freepik.com)
Ilustrasi ekspor impor (freepik.com)

Di sisi impor, nilai impor Provinsi Lampung pada Februari 2026 tercatat sebesar 102,98 juta dolar. Secara kumulatif Januari–Februari 2026, nilai impor mencapai 191,65 juta dolar AS atau menurun sebesar 63,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan impor ini terutama disebabkan turunnya impor migas, baik secara bulanan maupun kumulatif. Sementara itu, impor nonmigas relatif stabil dengan perubahan tidak terlalu signifikan.

Berdasarkan negara asal, impor Lampung didominasi oleh Tiongkok, Amerika Serikat, dan Arab Saudi sebagai pemasok utama selama Januari–Februari 2026. Negara-negara tersebut menjadi sumber utama berbagai kebutuhan barang masuk ke Provinsi Lampung.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More