Asyik Mandi Hujan, Bocah 8 Tahun Hanyut Terseret Arus Drainase

Bandar Lampung, IDN Times - Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun dikabarkan hanyut terbawa arus drainase di sekitaran Jalan Kulit, Gang Damai, Kelurahan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Jumat (10/12/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.
Bocah tersebut berinisial DM (8), warga kelurahan setempat. Korban diduga tercebur ke dalam drainase dan seketika terseret arus, saat hujan lebat tengah mengguyur Kota Bandar Lampung.
"Kalau dari informasinya, korban ini terpeleset dan jatuh ke saluran air, karena sedang bermain mandi hujan di sekitar lokasi kejadian," ucap Wono, warga kelurahan setempat.
1. Korban tercebur dalam keadaan tertelungkup

Wono menjelaskan, saat korban terpeleset ke dalam drainase warga sekitar langsung mengetahui kejadian tersebut. Namun nahas, posisi DM dalam keadaan tertelungkup ditambah arus air begitu deras, sehingga tidak bisa diselamatkan.
"Waktu kejadian airnya luar biasa deras, kami sempat mau potong arus mencegat lewat bawah, tapi korban terlanjur hanyut kebawa arus dan langsung hilang," terang dia.
2. Petugas dibantu warga sekitar masih melakukan pencarian

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman membenarkan kejadian bocah hanyut tersebut. Namun, dirinya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait detail kronologi peristiwa nahas tersebut.
"Mohan sabar ya, tim saat ini sedang bekerja di lapangan. Pencarian juga ikut dibantu dari pihak TNI-Polri, Basarnas, dan warga sekitar," ucap dia
Berdasarkan informasi dihimpun IDN Times, terpantau sejumlah personel gabungan didukung masyarakat sekitar masih terus mencari keberadaan korban. Selain itu, sebagai dari masyarakat sekitar juga ikut memantau kondisi perairan dan sungai-sungai di sekitaran lokasi.
3. Sejumlah wilayah banjir

Hujan lebat mengguyur Kota Bandar Lampung terjadi sejak pukul 17.00 WIB. Imbasnya, bukan hanya seorang bocah hanyut, namun sejumlah wilayah di ibu kota provinsi mengalami banjir.
Beberapa titik wilayah terpantau tenggelam akibat banjir seperti di Perum Ragom Gawi I, Kecamatan Kemiling; Perum Bukit Bilabong, Kecamatan Langkapura, Jalan Pramuka, Jalan Yos Sudarso, dan sejumlah daerah di Kota Tapis Berseri lainnya.



















