Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

18.130 Peserta Daftar SNBT Itera, Teknik Pertambangan Prodi Favorit

18.130 Peserta Daftar SNBT Itera, Teknik Pertambangan Prodi Favorit
Gerbang Utama Kampus ITERA, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (IDN TimesTama Yudha Wiguna)
Intinya Sih
  • Sebanyak 18.130 peserta mendaftar SNBT 2026 di Itera, meningkat 12 persen dari tahun sebelumnya, menunjukkan minat tinggi calon mahasiswa terhadap program studi kampus tersebut.
  • Itera menyediakan 3.156 kuota mahasiswa baru jalur SNBT atau sekitar 60 persen dari total penerimaan, mencakup 41 program studi di tiga fakultas utama.
  • UTBK SNBT dijadwalkan pada 21–23 dan 28–29 April 2026 di kampus Itera, dengan peserta diminta memastikan jadwal, lokasi ujian, serta kelengkapan dokumen sebelum pelaksanaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lampung Selatan, IDN Times - Sebanyak 18.130 peserta calon mahasiswa resmi tercatat mendaftarkan diri proses Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Institut Teknologi Sumatra (Itera).

Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera, Abdul Rajak mengatakan, jumlah belasan ribu pendaftar tersebut dihimpun hingga batas akhir penutupan pendaftaran SNBT tahun ini, Selasa (7/4/2026). Jumlah ini meningkat sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya tercatat sebanyak 16.182 pendaftar.

"Ini menunjukkan semakin tingginya ketertarikan calon mahasiswa terhadap program studi yang ditawarkan Itera," ujarnya dikonfirmasi, Rabu (8/4/2026).

1. Prodi Teknik Pertambangan paling diminati

Ilustrasi mahasiswa teknik pertambangan (freepik.com/ArtPhoto_studio)
Ilustrasi mahasiswa teknik pertambangan (freepik.com/ArtPhoto_studio)

Pada SNBT 2026 kali ini, Rajak menyebutkan, lima program studi dengan peminat terbanyak di kampus Itera meliput Teknik Pertambangan dengan 1.544 pendaftar, Farmasi (1.388), Teknik Informatika (1.112), Teknik Industri (1.071), dan Teknik Sipil (846).

Oleh karenanya, peningkatan jumlah pendaftar menjadi indikator program studi di Itera semakin diminati calon mahasiswa dari berbagai daerah. Menurut dia, program studi di Itera terus dikembangkan agar selaras dengan kebutuhan zaman serta tuntutan dunia kerja.

“Peningkatan jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Itera semakin baik. Program studi yang kami tawarkan dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan sains dan teknologi serta relevan dengan kebutuhan industri,” katanya.

2. Sediakan 3.156 kuota mahasiswa baru melalui jalur SNBT

Kampus ITERA Lampung, (IDN Times/Istimewa)
Kampus ITERA Lampung, (IDN Times/Istimewa)

Tahun akademik 2026/2027, Itera disebut menyediakan 3.156 kuota mahasiswa baru melalui jalur SNBT. Jumlah itu sekitar 60 persen dari total penerimaan 5.260 mahasiswa baru, sekaligus menjadi kuota terbesar dibandingkan jalur seleksi lainnya.

"Kuota SNBT ini tersebar pada 41 program studi sarjana yang berada di tiga fakultas, yakni Fakultas Sains, Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, serta Fakultas Teknologi Industri," ucap Rajak.

3. Imbau peserta memastikan jadwal dan lokasi ujian masing-masing sebelum mengikuti UTBK

UTBK SNBT 2024 hari pertama di kampus ITERA. (DOK. ITERA).
UTBK SNBT 2024 hari pertama di kampus ITERA. (DOK. ITERA).

Setelah tahap pendaftaran, Rajak menambahkan, peserta SNBT akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) telah dijadwalkan berlangsung di lingkungan kampus Itera selama lima hari pada 21-23 April dan 28-29 April 2026.

Sementara pengumuman hasil SNBT akan disampaikan pada 25 Mei 2026. Maka dari itu, ia juga mengimbau para peserta untuk memastikan jadwal serta lokasi ujian masing-masing sebelum mengikuti UTBK.

Termasuk menyiapkan sejumlah dokumen harus dibawa saat ujian, antara lain kartu peserta UTBK, kartu identitas seperti kartu siswa/KTP atau paspor, surat keterangan lulus bagi peserta angkatan 2025, serta fotokopi ijazah telah dilegalisasi bagi lulusan 2024 dan 2025.

Para peserta diwajibkan mengenakan pakaian formal dan sepatu selama mengikuti ujian. UTBK SNBT 2026 akan menguji dua komponen utama, yakni tes skolastik dan tes literasi. Tes skolastik meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, kemampuan memahami bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif.

"Sementara tes literasi mencakup literasi bahasa Indonesia, literasi bahasa Inggris, serta penalaran matematika," imbuh Rajak.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More