Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Hari Dicari Nihil, Operasi SAR Nelayan Jatuh di Laut Lamtim Berakhir

IMG-20260116-WA0001.jpg
Operasi pencarian korban nelayan Nurdin oleh tim SAR gabungan di hari ketujuh. (Dok. Basarnas Lampung).
Intinya sih...
  • Penyisiran seluruh sektor sejak pagi hingga sore hari, namun korban belum ditemukan
  • Dibuka kembali bila ditemukan tanda keberadaan korban setelah operasi dihentikan
  • SAR menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban Nurdin yang belum ditemukan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Timur, IDN Times - Tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian korban jatuh dari kapal nelayan KM Aldo Putra 02 di Perairan Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Kamis (15/1/2026).

Korban bernama Nurdin (46) warga Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai hingga hari ketujuh operasi pencarian belum berhasil ditemukan oleh SAR gabungan.

"Benar, penghentian operasi merupakan hasil evaluasi bersama, setalah selama tujuh hari kami melakukan pencarian secara maksimal sesuai prosedur. Namun korban belum ditemukan," ujar Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara dikonfirmasi, Jumat (16/1/2025).

1. Penyisiran seluruh sektor sejak pagi hingga sore hari

IMG-20260116-WA0003.jpg
Operasi pencarian korban nelayan Nurdin oleh tim SAR gabungan di hari ketujuh. (Dok. Basarnas Lampung).

Dalam upaya pencarian hari ketujuh, Kamis (15/1/2026), Rezie mengungkapkan, tim SAR gabungan kembali menyisir seluruh sektor sejak pagi hingga sore hari. Namun hingga pukul 16.10 WIB, korban belum juga ditemukan.

Kegiatan operasi SAR gabungan tersebut melibatkan unsur Basarnas melalui Pos SAR Bakauheni, TNI AL, Polairud, aparat setempat, nelayan, serta keluarga korban.

"Pencarian dilakukan setiap hari berdasarkan rencana operasi dan perhitungan SAR Map Prediction dengan membagi tiga sektor pencarian menggunakan RIB 02 Lampung, rubber boat Polairud, dan perahu nelayan di sekitar Perairan Kuala Penet dan pulau-pulau terdekat," terangnya.

2. Dibuka bila ditemukan tanda keberadaan korban

IMG-20260116-WA0002.jpg
Operasi pencarian korban nelayan Nurdin oleh tim SAR gabungan di hari ketujuh. (Dok. Basarnas Lampung).

Pascaberakhirnya operasi pencarian hari ketujuh, Razie menyebutkan, tim SAR Gabungan dengan pihak keluarga melaksanakan musyawarah bersama. Hasilnya, operasi SAR resmi dihentikan.

"Ya, meski dihentikan tapi operasi dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban," katanya.

3. SAR sampaikan rasa duka

IMG-20260116-WA0004.jpg
Operasi pencarian korban nelayan Nurdin oleh tim SAR gabungan di hari ketujuh. (Dok. Basarnas Lampung).

Mewakili seluruh unsur SAR terlibat, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, Deden Ridwansah menambahkan, tim SAR gabungan menyampaikan duka cita dan empati kepada keluarga korban Nurdin.

"Kami turut berduka, semoga pihak keluarga senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan," ucapnya.

Korban Nurdin, seorang nelayan dilaporkan jatuh ke laut dari kapal KM Aldo Putra 02 di perairan Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur. Peristiwa itu terjadi saat kapal nelayan tersebut dalam perjalanan pulang ke muara Kuala Penet usai melaut, Jumat (9/1/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan keterangan dua anak buah kapal KM Aldo Putra 02, Ardi dan As mengaku sempat melihat korban membantu melipat alat-alat tangkap pada kapal nelayan tersebut. Namun selang beberapa saat, Nurdin tidak lagi berada di atas kapal dan diduga kuat terjatuh ke laut tanpa diketahui waktu kejadian pasti oleh rekan sesama abk lainnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

7 Hari Dicari Nihil, Operasi SAR Nelayan Jatuh di Laut Lamtim Berakhir

16 Jan 2026, 12:01 WIBNews