4 Pelabuhan di Lampung Selatan Disiapkan Sambut Pemudik Lebaran 2025

- Empat pelabuhan di Lampung Selatan disiapkan untuk melayani penyeberangan pemudik selama Lebaran 2025, termasuk Pelabuhan Bakauheni dan Bandar Bakau Jaya.
- Pembelian tiket kapal bisa dilakukan secara daring melalui aplikasi Ferizy atau website resmi, juga tersedia pembelian offline di GOR Way Handak.
- Rapat koordinasi lintas sektoral dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dengan penerapan skema delaying system dan kesiapan layanan fasilitas di Pelabuhan Bakauheni.
Lampung Selatan, IDN Times - Empat pelabuhan di Kabupaten Lampung Selatan bakal disiagakan dan disiapkan melayani aktivitas penyeberangan pemudik selama masa angkutan Lebaran 2025. Keempat pelabuhan penyeberangan tersebut meliputi Pelabuhan Bakauheni, Bandar Bakau Jaya (BBJ), Pelabuhan PT Wijaya Karya (Wika) Beton, dan PT Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA).
"Sudah disiapkan penambahan tiga pelabuhan, ini pelaksanaannya yang menentukan KSOP mana digunakan untuk bongkar muat dan bongkar berangkat. Jadi total ada 4 pelabuhan berikut Pelabuhan Bakauheni," ujar GM ASDP cabang Bakauheni, Syamsudin dikonfirmasi, Jumat (14/3/2025).
1. Pembelian tiket via Ferizy atau Lapangan Expo GOR Way Handak

Syamsudin mengatakan, fasilitas pembelian tiket kapal bagi calon pengguna jasa penyeberangan di keempat pelabuhan tersebut dapat diakses melalui daring atau online via aplikasi maupun website resmi Ferizy.
Selain itu, ASDP turut menfasilitasi pembelian tiket secara langsung atau offline di lapangan Expo kompleks GOR Way Handak, Kedaton, Lampung Selatan. Lokasi tersebut juga dijadikan buffer zone atau zona penyangga pada angkutan Lebaran tahun ini.
"Jadi calon penumpang bisa beli via online maupun offline. Di sana (GOR Way Handak) disediakan fasilitas macam-macam seperti e-ticketing, kuliner, dan tempat istirahat," katanya.
2. Skema delaying system bakal kembali diandalkan

Lebih lanjut ASDP Bakauheni bersama instansi dan stakeholder terkait bakal melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral, guna mematangkan persiapan mengantisipasi lonjakan penumpang di pintu masuk maupun area pelabuhan. Salah satunya pembahasan ialah penerapan skema delaying system atau sistem penundaan kendaraan bakal menuju lokasi pelabuhan, sebagaimana telah dilakukan beberapa tahun terakhir.
"Delay system ini kita berkoordinasi dengan Polres hingga Polda, tentu, ini akan kita intenskan seperti pengalaman kita di tahun-tahun lalu," imbuh Syamsudin.
3. Seluruh dermaga Pelabuhan Bakauheni siap sambut pemudik

Syamsudin menambahkan, ASDP cabang Bakauheni memastikan sebanyak tujuh atau seluruh dermaga di pelabuhan setempat telah siap menyambut para pemudik masuk maupun keluar Provinsi Lampung. Di samping itu, pihaknya hingga kini terus menyiapkan kesiapan layanan fasilitas sarana maupun prasarana di Pelabuhan Bakauheni.
"Untuk tahun ini, sudah kami siapkan ada pos pantau, jalur penyelamatan kendaraan guna mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas di area pelabuhan," imbuhnya.



















