Penyaluran BBM Empat SPBU Balam Dipantau Tim Gabungan, Stok Aman?

- Pertamina Patra Niaga dan Dinas ESDM Lampung memantau empat SPBU di Bandar Lampung pada 21 September 2026 untuk memastikan stok serta pelayanan BBM tetap lancar.
- Stok Biosolar, Pertalite, dan Pertamax tersedia; antrean kendaraan tertib meski masih ada di sejumlah SPBU. Tim gabungan tidak menemukan pelanggaran penyaluran BBM.
- Penyaluran Pertalite di Lampung naik sekitar 10 persen menjadi 2.200 KL per hari sejak Mei 2026. Pertamina memperkuat koordinasi dan mengimbau pembelian sesuai kebutuhan.
Bandar Lampung, IDN Times – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Sales Area Lampung bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung kembali memantau penyaluran BBM di sejumlah SPBU di Kota Bandar Lampung, Senin (21/9/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok dan kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat.
1. Monitoring empat SPBU

Penyaluran BBM di sejumlah SPBU di Kota Bandar Lampung dipantau tim gabungan, Senin (21/9/2026). (Dok. PPN Sumbagsel). Monitoring dilakukan di empat SPBU. Hasil pemantauan menunjukkan stok Biosolar, Pertalite, dan Pertamax tersedia dan antrean kendaraan terpantau dalam kondisi tertib dan terkendali.
Dalam kegiatan tersebut, Pertamina bersama Dinas ESDM juga berdialog langsung dengan sejumlah konsumen. , Termasuk pengemudi transportasi online dan kurir sedang mengantre mengisi BBM di SPBU 24.351.35 Jalan Ahmad Yani.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, yang turut dalam kegiatan monitoring menyampaikan, antrean masih ditemukan di sejumlah SPBU. Namun BBM tetap tersedia.
2. Ada pelanggaran?

Penyaluran BBM di sejumlah SPBU di Kota Bandar Lampung dipantau tim gabungan, Senin (21/9/2026). (Dok. PPN Sumbagsel). Berdasarkan hasil pemantauan, juga tidak ditemukan pelanggaran dalam penyaluran BBM.
“Dinas ESDM Provinsi Lampung terus mengawal penyaluran BBM agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan mudah. Kami juga akan turut menindak apabila ditemukan penyalahgunaan di lapangan," kata Budhi.
Ia menambahkan, peningkatan kebutuhan BBM antara lain dipengaruhi migrasi konsumen dari BBM nonsubsidi akibat disparitas harga serta pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.
3. Penyaluran Pertalite 2.200 KL per hari

Penyaluran BBM di sejumlah SPBU di Kota Bandar Lampung dipantau tim gabungan, Senin (21/9/2026). (Dok. PPN Sumbagsel). Sales Area Retail Lampung Pertamina Patra Niaga, Bima Kusuma Aji, mengatakan penyaluran Pertalite di Lampung meningkat sejak Mei 2026. Rata-rata penyaluran meningkat sekitar 10 persen atau kurang lebih 200 KL per hari, dari sekitar 2.000 KL per hari pada periode Januari–April 2026 menjadi sekitar 2.200 KL per hari sejak Mei 2026.
“Peningkatan penyaluran Pertalite tidak hanya dipengaruhi perpindahan konsumen dari BBM nonsubsidi, tetapi juga sejalan dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi di Lampung. Terdapat peningkatan kendaraan baru sekitar 21 persen dan jumlah kunjungan wisatawan sekitar 25 persen,” jelas Bima.
4. Monitoring berkala

Penyaluran BBM di sejumlah SPBU di Kota Bandar Lampung dipantau tim gabungan, Senin (21/9/2026). (Dok. PPN Sumbagsel). Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan, terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Serta melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Kami juga memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah serta monitoring di lapangan agar pelayanan di SPBU berjalan optimal dan penyaluran BBM tepat sesuai peruntukannya,” ujar Rusminto.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan, sehingga penyaluran dan pelayanan BBM kepada seluruh konsumen dapat berjalan optimal.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)























