Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 21 September 2026, Cek Tinggi Gelombang

Bandar Lampung
2 min read
Kondisi Perairan Lampung 21 September 2026, Cek Tinggi Gelombang
ilustrasi gelombang laut (unsplash.com/splashabout)
  • Perairan Barat Lampung pada 21 September 2026 diprakirakan lebih bergelombang, dengan tinggi gelombang 2,6–3,1 meter, dibanding Teluk Lampung yang berada di kisaran 1,2–1,8 meter.
  • BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan hingga udara kabur di Perairan Barat Lampung, dengan angin selatan hingga tenggara 11–13 knot dan hembusan maksimum 19–22 knot.
  • Gelombang tertinggi sekitar 3,1 meter diperkirakan terjadi dini hari lalu menurun pada malam hari; nelayan perahu kecil dan pelayaran perlu lebih berhati-hati terhadap kombinasi gelombang serta angin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Senin (21/9/2026) cenderung lebih bergelombang di sisi barat. Perairan Barat Lampung diprakirakan mengalami gelombang 2,6 meter–3,1 meter, jauh lebih tinggi dibanding Teluk Lampung yang berada sekitar 1,2–1,8 meter.

Hal paling penting diperhatikan bukan hanya angka tinggi gelombang, tetapi kombinasi gelombang dengan hembusan angin. Di Perairan Barat Lampung, BMKG memperkirakan gust dapat mencapai 22 knot pada beberapa waktu 21 September.

Karena itu, nelayan dengan perahu kecil perlu lebih berhati-hati, terutama ketika melaut di wilayah perairan barat Lampung. Kondisi laut juga dapat berubah lebih cepat ketika terjadi peningkatan angin.

  1. 1. Perairan Barat Lampung

    ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)
    ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)

    Di perairan Barat Lampung, BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan hingga udara kabur pada 21 September. Angin umumnya bertiup dari selatan hingga tenggara sekitar 11–13 knot, dengan hembusan maksimum mencapai 19–22 knot.

    Tinggi gelombang berada sekitar 2,6–3,1 meter, dengan gelombang tertinggi diprakirakan pada dini hari sekitar 3,1 meter dan kemudian perlahan turun hingga sekitar 2,6 meter pada malam hari.

    Artinya, wilayah ini menjadi salah satu titik yang perlu diperhatikan nelayan dan pelaku pelayaran, terutama kapal atau perahu berukuran kecil.

  2. 2. Kondisi untuk nelayan dan pelayaran

    ilustrasi nelayan (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
    ilustrasi nelayan (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

    Hal paling penting diperhatikan bukan hanya angka tinggi gelombang, tetapi kombinasi gelombang dengan hembusan angin. Di Perairan Barat Lampung, BMKG memperkirakan gust dapat mencapai 22 knot pada beberapa waktu 21 September.

    Karena itu, nelayan dengan perahu kecil perlu lebih berhati-hati, terutama ketika melaut di wilayah perairan barat Lampung. Kondisi laut juga dapat berubah lebih cepat ketika terjadi peningkatan angin.

    3. Data perairan Lampung

    Wilayah Perairan

    Cuaca

    Angin

    Tinggi Gelombang

    Perairan Barat Lampung

    Cerah berawan–kabur

    Selatan–tenggara 11–13 knot, gust hingga 19–22 knot

    2,6–3,1 meter

    Selat Sunda bagian barat

    Cerah berawan, berpotensi hujan lokal

    Timur–tenggara

    Sekitar 1,25–2,5 meter

    Selat Sunda bagian selatan

    Cerah berawan–berawan

    Timur–tenggara

    Sekitar 1,25–2,5 meter

    Teluk Lampung bagian selatan

    Hujan ringan hingga cerah berawan

    Utara–barat laut, beralih tenggara–timur laut 4–8 knot

    1,2–1,8 meter

    Teluk Lampung bagian utara

    Udara kabur–cerah berawan

    Timur/timur laut beralih barat 2–7 knot

    Sekitar 1,5 meter

    Perairan timur Lampung

    Cerah berawan–berawan

    Timur–tenggara

    Sekitar 0,5–1,5 meter

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More