Viral! Bocah di Way Kanan Dicekik hingga Dipukul Gegara Bebek Mati

Video viral memperlihatkan bocah laki-laki 9 tahun di Way Kanan diduga dicekik, dipukul, dan dicengkeram oleh seorang wanita hingga menangis.
Keluarga korban melaporkan wanita berinisial MS (30); polisi menjemputnya setelah peristiwa di pekarangan rumah terlapor pada 21 Oktober 2026.
Dugaan motifnya MS kesal bebek peliharaannya mati akibat korban, namun Unit PPA Polres Way Kanan masih memeriksa saksi dan mendalami kasus.
Way Kanan, IDN Times - Rekaman video dugaan penganiayaan terhadap seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun di Kabupaten Way Kanan viral di media sosial (Medsos). Korban terlihat dicekik hingga dipukul berulang kali oleh seorang wanita.
Dari video diterima IDN Times, korban terlihat mendapat perlakuan kasar. Bocah laki-laki tersebut tampak dicekik hingga kesulitan bernapas.
Pelaku wanita juga terlihat beberapa kali memukul bagian kepala hingga mencengkeram pipi korban. Mendapati perlakuan serupa, korban diperkirakan berusia 9 tahun itu terlihat menangis dan pasrah tak berdaya saat menerima tindakan sosok wanita dewasa tersebut.
1. Peristiwa dugaan penganiayaan dilaporkan keluarga korban

Tangkap layar terlapor MS diduga menganiaya bocah laki-laki usia 9 tahun di Kabupaten Way Kanan. (IDN Times/Istimewa). Terkait peristiwa ini, Kasatreskrim Polres Way Kanan, Iptu Riswanto membenarkan adanya kejadian sebagaimana dalam rekaman dalam video viral tersebut. Kejadian berlangsung di pekarangan belakang rumah terlapor di Dusun Induk Karangan, Bumi Agung, Way Kanan, Rabu (21/10/2026).
Terlapor dalam video disebut seorang wanita dewasa berinisial MS (30). Ia dilaporkan keluarga korban atas dugaan penganiayaan terhadap anak ke Mapolres Way Kanan.
"Benar, semalam terlapor MS sudah kami jemput, meski sempat ada penolakan dari pihak keluarganya namun situasi berjalan kondusif," ujarnya dikonfirmasi," Sabtu (24/10/2026).
2. Motif akibat bebek terlapor mati ulah korban

Tangkap layar terlapor MS diduga menganiaya bocah laki-laki usia 9 tahun di Kabupaten Way Kanan. (IDN Times/Istimewa). Perkara dugaan penganiayaan terhadap anak tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Way Kanan. Terlapor MK kini masih dalam pemeriksaan intensif.
Berdasarkan laporan pihak korban, Riswanto mengungkapkan, motif dugaan tindakan penganiayaan terjadi lantaran MS kesal bebek peliharaannya mati diduga akibat perbuatan korban anak tersebut.
"Ini masih dugaan sementara, karena terlapor kesal bebek peliharaannya mati diduga ulah dari korban. Namun, keterangan ini masih perlu pendalaman lagi," ungkap dia.
3. Polisi masih dalami kasus

Tangkap layar terlapor MS diduga menganiaya bocah laki-laki usia 9 tahun di Kabupaten Way Kanan. (IDN Times/Istimewa). Riswanto menambahkan, penyidik saat ini masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap dugaan tindak pidana tersebut, termasuk pemeriksaan untuk menentukan status hukum terlapor MS.
"Kalau sudah selesai pemeriksaan akan kita lakukan gelar perkara, mohon waktu, lebih lanjut nanti akan disampaikan," imbuh kasatreskrim.























