Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 23 Oktober 2026, Awas Gelombang 3,5 Meter

Bandar Lampung
2 min read
Kondisi Perairan Lampung 23 Oktober 2026, Awas Gelombang 3,5 Meter
Ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/George Desipris)
  • BMKG memperingatkan gelombang tinggi 2,5–4 meter di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung pada 23–26 Oktober 2026.
  • Gelombang di Perairan Barat Lampung diprakirakan mencapai 3,2 meter, sedangkan Selat Sunda Selatan hingga 3,5 meter, dengan angin dominan tenggara hingga selatan.
  • Teluk Lampung utara dan selatan berada pada kategori gelombang sedang 1,25–2,5 meter; nelayan dan pengguna kapal diimbau memantau cuaca sebelum berlayar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times – Kondisi perairan Lampung, Jumat (23/10/2026) perlu diwaspadai, terutama di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tinggi gelombang laut di sejumlah wilayah tersebut berpotensi mencapai lebih dari 3 meter.

Informasi peringatan gelombang tinggi BMKG yang berlaku pada 23–26 Oktober 2026 menempatkan Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung dalam kategori gelombang tinggi, yakni 2,5–4 meter. Sementara itu, Perairan Teluk Lampung bagian utara dan selatan masuk kategori gelombang sedang, yakni 1,25–2,5 meter.

Pola angin di wilayah perairan Lampung umumnya bergerak dari timur hingga selatan dengan kecepatan 2–20 knot. Nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau memantau pembaruan prakiraan cuaca maritim sebelum berlayar.

Berikut IDN Times sajikan kondisi perairan Lampung hari ini.

1. Tabel prakiraan kondisi perairan Lampung 23 Oktober 2026

Wilayah Perairan

Kondisi Cuaca

Arah dan Kecepatan Angin

Tinggi Gelombang

Kategori

Perairan Barat Lampung

Udara kabur hingga berawan tebal

Tenggara, sekitar 13–15 knot pada periode prakiraan yang tersedia

Berpotensi mencapai 3,2 meter

Tinggi

Selat Sunda Selatan Lampung

Udara kabur hingga berawan tebal

Tenggara hingga selatan, sekitar 13–20 knot

3,1–3,5 meter

Tinggi

Teluk Lampung Bagian Utara

Periksa pembaruan prakiraan BMKG

Mengacu pada prakiraan maritim terbaru

1,25–2,5 meter dalam kategori peringatan

Sedang

Teluk Lampung Bagian Selatan

Periksa pembaruan prakiraan BMKG

Mengacu pada prakiraan maritim terbaru

1,25–2,5 meter dalam kategori peringatan

Sedang

  1. 2. Perairan Barat Lampung, gelombang berpotensi capai 3,2 meter

    ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/Itai Perelman Nasich)
    ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/Itai Perelman Nasich)

    Perairan Barat Lampung menjadi salah satu wilayah yang perlu diwaspadai nelayan dan pengguna transportasi laut. Prakiraan BMKG menunjukkan tinggi gelombang di wilayah ini berpotensi meningkat hingga sekitar 3,2 meter pada periode prakiraan yang tersedia.

    Angin dominan bertiup dari tenggara dengan kecepatan sekitar 13–15 knot. Gelombang tinggi berisiko mengganggu aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal berukuran kecil dan nelayan tradisional.

    Karena itu, masyarakat pesisir perlu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum memutuskan melaut.

  2. 3. Selat Sunda Selatan Lampung, gelombang hingga 3,5 meter

    Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)
    Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)

    Selat Sunda bagian selatan Lampung menjadi wilayah yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius. Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG, tinggi gelombang, Jumat (23/10/2026) diperkirakan mencapai 3,5 meter pada sejumlah waktu pengamatan.

    Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan sekitar 13–14 knot pada siang hari, kemudian beralih dari selatan dengan kecepatan sekitar 16 knot pada malam hari. Kondisi tersebut membuat nelayan, operator kapal, dan pengguna jasa transportasi laut perlu meningkatkan kewaspadaan.

    Masyarakat sebaiknya memeriksa informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan melalui jalur laut.

  3. 4. Teluk Lampung relatif lebih rendah, tetap waspada

    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)
    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

    Berbeda dengan Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan, Perairan Teluk Lampung bagian utara dan selatan masuk kategori gelombang sedang dalam peringatan BMKG periode 23–26 Oktober 2026.

    Kategori gelombang sedang berada pada kisaran 1,25–2,5 meter. Meski lebih rendah dibandingkan wilayah yang masuk kategori gelombang tinggi, kondisi laut tetap perlu diperhatikan oleh nelayan dan pengguna kapal.

    Prakiraan kategori tersebut tidak berarti kondisi laut selalu aman untuk semua jenis kapal. Keputusan berlayar tetap harus mempertimbangkan ukuran kapal, kondisi cuaca aktual, serta arahan otoritas pelabuhan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More