- Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim Lemdiklat Polri: 28-12-2023
- Analis Kebijakan Utama Bidang Pidum Bareskrim Polri: 26-09-2023
- Pati Bareskrim Polri (Penugasan pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN RI / Inspektur Wilayah pada Inspektorat Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional: 01-05-2020
- Pamen Bareskrim Polri (Penugasan pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN RI): 03-03-2020
- Dirreskrimum Polda Sumsel: 14-10-2018
- Dirreskrimsus Polda Kaltim: 02-06-2017
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim (dalam rangka Dik Sespimti 2016) Bareskrim Polri: 28-04-2016
- Dirreskrimum Polda Kalsel: 16-12-2014
- Wadirresnarkoba Polda Sumut: 30-05-2013
- Kapolres Asahan Polda Sumut: 26-01-2012
- Kapolres Dairi Polda Sumut: 09-05-2010
- Kanit Subdit I Ditreskrimum Polda Sumut: 22-02-2008
- Kasat II/Psikotropika Dit Narkoba Polda Jatim Subdit II Ditresnarkoba Polda Jatim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim: 24-07-2007
- Pamen Polda Sumut: 14-06-2007
- Wakapolres Balikpapan Polda Kaltim: 26-01-2006
- Wakapolres Kutai Timur Polda Kaltim: 25-03-2003
- Kapolsektif Sangata Polres Bontang Polda Kaltim / Polres Bontang Polda Kaltim: 26-07-2001
- Mahasiswa PTIK STIK Lemdikpol Lemdiklat STIK Lemdiklat Polri: 12-07-1999
- Kapolsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya: 26-05-1998
- Kapolsek Tangerang Polres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya: 14-10-1997
- Kanit IV Sat Serse KP3 Tanjung Priok Polda Metro Jaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya: 06-05-1995
- Pamapta B KP3 Tanjung Priok Polda Metro Jaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya: 25-04-1994
- Paur Bagbinopsnal Ditsabhara Polda Metro Jaya: 31-08-1993
- Pama Polda Kaltim: 30-11-1970
Profil Brigjen Pol Yustan Alpiani, Kapolda Lampung Teranyar

Brigjen Pol Yustan Alpiani resmi menjadi Kapolda Lampung melalui mutasi Polri 10 Oktober 2026, menggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf.
Lulusan Akpol 1992 ini berpengalaman di reserse, investigasi, ATR/BPN, dan pendidikan Polri; ia pernah menangani pencemaran lingkungan, kasus pembunuhan, serta dugaan mafia tanah.
Yustan menempatkan pemberantasan narkoba sebagai perhatian utama, tetap menangani tindak pidana lain, serta mengajak masyarakat menjaga kamtibmas Lampung yang dinilainya kondusif.
Bandar Lampung, IDN Times - Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Yustan Alpiani kini menjadi pucuk pimpinan Polda Lampung. Perwira tinggi Polri kelahiran Kalimantan Selatan, 13 Juli 1969 tersebut dipercaya mengemban jabatan Kapolda Lampung berdasarkan mutasi Polri tertanggal 10 Oktober 2026.
Yustan menggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf sebelumnya memimpin Polda Lampung sejak 24 September 2025. Sebelum bertugas sebagai Kapolda Lampung, Yustan menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II di Sespim Lemdiklat Polri.
Lantas, seperti apa sosok Yustan Alpiani dan rekam jejaknya sebelum dipercaya memimpin Polda Lampung? Berikut IDN Times bagikan profil Kapolda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani.
1. Lulusan Akpol 1992, pengalaman bidang reserse hingga pendidikan

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumsel, Kombes Pol Yustan Alpiani (IDN Times/Rangga Erfizal) Yustan Alpiani merupakan lulusan Akpol 1992 Batalyon Pratisara Wirya. Ia kemudian melanjutkan pendidikan kepolisian mulai dari PTIK, Sespimmen hingga Sespimti Polri. Bekal itu menjadi bekal dalam mengarungi perjalanan panjang kariernya di institusi Polri.
Berbagai posisi strategis pernah diembannya, terutama di bidang reserse, investigasi dan pendidikan kepemimpinan kepolisian. Seperti pada 2017-2018, Yustan dipercaya menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kalimantan Timur. Salah satu perkara besar ditanganinya berkaitan dengan pencemaran lingkungan akibat putusnya pipa minyak bawah laut Pertamina.
Setelah dari Kalimantan Timur, Yustan menjabat Dirreskrimum Polda Sumatera Selatan pada 2018-2020. Saat itu, ia menangani sejumlah perkara kriminal menonjol. Salah satunya kasus pembunuhan Aprianita, ASN Kementerian PUPR.
Kasus tersebut menggemparkan masyarakat setelah jasad korban ditemukan terkubur dalam coran semen di kawasan TPU Kandang Kawat, Palembang.
2. Pernah tangani praktik mafia pertanahan pejabat

Konferensi pers pengungkapan pengiriman uang palsu Rp980 juta oleh Ditreskrimsus Polda Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Dalam perjalanan kariernya, Yustan juga diwarnai penugasan di luar struktur Polri. Pada 2020-2022, ia mendapat tugas sebagai Inspektur Bidang Investigasi Kementerian ATR/BPN.
Di posisi tersebut, Yustan menangani berbagai persoalan investigasi, termasuk dugaan keterlibatan sejumlah pejabat pertanahan dalam praktik mafia tanah. Salah satu perkara yang menjadi perhatian berkaitan dengan sengketa tanah di Cakung Barat, Jakarta Timur.
Sebelum menjadi Kapolda Lampung, Yustan bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama di Sespim Lemdiklat Polri. Posisi tersebut dijalaninya sejak 2022 hingga 2026.
Pengalaman tersebut membuat perjalanan karier Yustan tidak hanya kuat di bidang reserse dan investigasi, tetapi juga dalam pendidikan serta pengembangan kepemimpinan perwira Polri.
3. Pemberantasan arkoba jadi salah satu fokus di Lampung

Satresnarkoba Polres Lampung Tengah menggelar operasi razia tempat hiburan malam. (Dok. Polres Lampung Tengah) Sebagai Kapolda Lampung, Yustan menyatakan akan menjalankan direktif Kapolri, termasuk dalam hal penegakan hukum. Pemberantasan narkoba menjadi salah satu perkara mendapat perhatian secara khusus.
"Kita akan melakukan apa yang sudah menjadi direktif bapak Kapolri, akan kita laksanakan secara tegas. Apalagi masalah narkoba yang menjadi atensi, itu kita utamakan," kata Yustan.Meski begitu, ia menegaskan penanganan tindak pidana lainnya tetap tidak dikesampingkan. "Tentu, kita akan terus bekerja dan berupaya menjaga Kamtibmas di Lampung," lanjut dia.
4. Ajak masyarakat bersama jaga Kamtibmas

Konferensi pers pengungkapan pengiriman uang palsu Rp980 juta oleh Ditreskrimsus Polda Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Di awal kepemimpinannya, Yustan menilai situasi kamtibmas di Lampung secara umum masih kondusif. Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah titik api yang masih dipantau jajaran kepolisian bersama pihak terkait.
Yustan turut mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Lampung.
"Karena motto Bapak Kapolri sekarang ini 'polisi bersama masyarakat', jadi kita berharap setiap apapun kegiatan, kita mohon semua masyarakat bisa membantu dan mendukung kegiatan dalam menjaga keamanan ketertiban di wilayah Lampung," imbuhnya.
5. Daftar rekam jejak karier Brigjen Yustan

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani. (Dok. Polda Lampung).




















