Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Warga Keluhkan Asap Way Kambas, Ranting Gosong Mulai Masuk Pekarangan

Kab. Lampung Tengah
2 min read
Warga Keluhkan Asap Way Kambas, Ranting Gosong Mulai Masuk Pekarangan
Tangkap layar keluhan warga Kampung Caba, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah akibat karhutla Taman Nasional Way Kambas (TNWK). (IDN Times/Istimewa).
  • Warga Kampung Caba, Lampung Tengah, mengeluhkan asap karhutla dari Taman Nasional Way Kambas yang terasa sejak siang hingga malam dan mulai menutupi pandangan.

  • Asap dilaporkan semakin tebal, sementara ranting serta daun gosong terbawa angin masuk ke pekarangan warga selama sekitar setengah bulan terakhir.

  • Warga mengaku belum mendapat peninjauan pemerintah atau petugas, lalu berharap penanganan cepat sebelum dampak asap terhadap permukiman semakin besar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Tengah, IDN Times - Warga Kampung Caba, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah mengeluhkan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Warga Kampung Caba, Edi Alamsyah mengatakan, asap kebakaran tersebut mulai terasa sejak siang hingga malam hari. Meski belum menimbulkan gangguan kesehatan serius, kondisi tersebut mulai membuat warga tidak nyaman.

“Memang belum ada dampak yang serius sih, tapi kalau penampakan asap sudah lumayan menutupi pandangan,” ujarnya dimintai keterangan, Sabtu (24/10/2026).

  1. 1. Warga akui mulai kahwatir

    Tangkap layar keluhan warga Kampung Caba, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah akibat karhutla TNWK
    Tangkap layar keluhan warga Kampung Caba, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah akibat karhutla Taman Nasional Way Kambas (TNWK). (IDN Times/Istimewa).

    Edi melanjutkan, kondisi asap akibat kebakaran tersebut belakangan cenderung semakin tebal. Ia khawatir keluhan warga akan bertambah jika karhutla terus berlangsung.

    “Kalau warga yang mau tidak mau masih aktivitas seperti biasanya. Tapi entah kalau kedepannya, karena semakin lama semakin tebal asapnya,” ucap dia.

  2. 2. Ranting dan daun gosong mulai ke rumah warga

    Tangkap layar keluhan warga Kampung Caba, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah akibat karhutla TNWK
    Tangkap layar keluhan warga Kampung Caba, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah akibat karhutla Taman Nasional Way Kambas (TNWK). (IDN Times/Istimewa).

    Keluhan warga bukan hanya soal keberadaan asap. Namun, material sisa kebakaran seperti ranting dan daun sudah gosong terbakar juga mulai terbawa angin hingga masuk ke permukiman.

    Menurut Edi, kondisi tersebut mulai dirasakan sekitar setengah bulan terakhir. Sebab, material bekas kebakaran itu mudah ditemukan di sekitar pekarangan rumah warga.

    "Kampung Caba ini berbatasan langsung dengan kawasan TNWK. Dari rumah ke hutan area kawasan paling jaraknya sekitar100 meteran ada,” kata dia.

  3. 3. Belum ada peninjauan petugas

    Tangkap layar keluhan warga Kampung Caba, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah akibat karhutla TNWK
    Tangkap layar keluhan warga Kampung Caba, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah akibat karhutla Taman Nasional Way Kambas (TNWK). (IDN Times/Istimewa).

    Di tengah keluhan tersebut, Edi menambahkan, warga belum merasakan adanya peninjauan langsung dari pemerintah maupun petugas setempat terkait dampak asap karhutla.

    “Belum ada tinjauan. Sebetulnya mereka tahu, karena kecamatan di sini juga gak seberapa jauh dari tempat kita (pemukiman warga Kampung Caba),” sebutnya.

    Oleh karenanya, ia berharap kondisi dialami warga mendapat perhatian sebelum asap semakin tebal dan menimbulkan dampak yang lebih besar. "Mudah-mudahan bisa cepat ditangani, jadi gak ada keluhan atau dampak ke warga yang berkepanjangan," imbuh Edi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More