Bagaikan buih di lautan, ombak laut yang tidak dihentikan. Kami akui seluruh kesalahan, hanya permohonan maaf yang dapat kami sampaikan.
Polemik Maskot Pilkada 2024 KPU Bandar Lampung Selesai Secara Adat

- Ketua KPU Bandar Lampung, Dedy Triadi, meminta maaf atas kesalahan menetapkan Hewan Kera sebagai maskot Pilkada 2024.
- KPU Bandar Lampung menghentikan beredarnya maskot dan hanya menggunakan jingle untuk sosialisasi Pilkada 2024.
- Tokoh adat Lampung menerima permintaan maaf dari KPU Bandar Lampung dan menandatangani pernyataan menyatakan polemik maskot Pilkada 2024 telah selesai.
Bandar Lampung, IDN Times -
Pantun permohonan maaf tesebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung, Dedy Triadi dalam musyawarah penyelesaian polemik Maskot Pilkada 2024 KPU Kota Bandar Lampung bersama para tokoh adat Saibatin dan Pepadun se-Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Sheraton, Lampung Bandar Lampung, Sabtu (25/5/2024) sore.
Dedy mengaku lalai dan tidak paham adat istiadat Lampung sehinhga menetapkan Hewan Kera menggunakan atribut adat Lampung sebagai maskot Pilkada 2024 KPU Bandar Lampung. Menurutnya, maskot tesebut adalah hasil dari perlombaan digelar KPU dan merupakan kiriman dari warga Kota Bandar Lampung.
“Saya secara pribadi dan secara kelembagaan mohon maaf sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya atas ketidanyamanan maupun hal-hal menimbulkan polemik. Maskot dan jingle yang kami buat sebagai sarana sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Jadi memang dalam penentuan ini kami mohon maaf dan tidak ada niat maupun maksud dan tujuan kami untuk merendahkan atau melecehkan adat,” jelasnya, Minggu (26/5/2024).
1. KPU Bandar Lampung putuskan tak pakai maskot Pilkada 2024

Menyikapi polemik tejadi, Dedy Triadi menyatakan sudah menghentikan beredarnya maskot diluncurkan pada 19 Mei 2024 tersebut dan KPU Bandar Lampung memutuskan tidak memakai maskot untuk Pilkada 2024 Kota Bandar Lampung.
“Kita tidak gunakan maskot, tidak sama sekali ada maskot. Jadi kita hanya gunakan jingle,” kata Dedy.
Pihaknya kemudian meminta bantuan dan dukungan para penyimbang serta tokoh adat Lampung agar bisa dimaafkan atas kelalaian dan kesalahan KPU Kota Bandar Lampug. Menurutnya, tahapan Pilkada 2024 secara nasional masih berjalan panjang, sehingga perlu dukungan dari masyarakat, khususnya tokoh adat dan penyimbang agar tahapan tesebut bejralan lancar dan sesuai dengan tahapan ditentukan KPU.
2. Pesan untuk lembaga non adat yang ingin menyentuh masalah adat

Menanggapi permohonan maaf KPU Kota Bandar Lampung, tokoh adat dari Kepaksian Pernong Raja Duta Perbangsa Seem R Canggu mengapresiasi permohonan maaf dan Keputusan KPU Bandar Lampung menghentikan maskot menuai polemik tersebut.
“Pantun yang begitu indah, ujungnya mengakui kesalahan. Kalau Allah saja memaafkan dan mengampuni, saya percaya kita juga memaafkan,” ujarnya.
Secara pribadi dan mewakili Kepaksian Pernong, Seem R Canggu mengatakan, menerima permohonan maaf dari KPU Bandar Lampung. Namun ia berharap, pertemuan tersebut menjadi titik berangkat untuk menghormati simbol adat serta budaya adiluhung sudah dijaga sekian ratus zaman dan sudah diwariskan hingga saat ini.
“Khususnya lembaga non adat, ketika akan menyentuh masalah adat lebih baik dikonsultasikan dengan pemuka adat di sekitar,” jelasnya.
3. Polemik maskot Pilkada KPU Bandar Lampung dinyatakan selesai

Hal senada juga disampaikan tokoh adat Saibatin dan Pepadun se-Provinsi Lampung hadir dalam musyawarah tersebut menerima permintaan maaf dari KPU Bandar Lampung ditandai dengan penyerahan kain putih dan terapang/punduk diterima oleh perwakilan tokoh adat Saibatin marga Teluk Betung.
Sebagai marga yang mengajukan syarat perlengkapan sanksi tersebut, menurut perwakilan Marga Teluk Betung, kain putih sebagai tanda dan bukti ketulusan permohonan maaf dari KPU. Kemudian, senjata terapang atau punduk dalam penyelesaian adat sebagai tanda bahwa permohonan maaf ini dilakukan secara tulus, serius. Kemudian, 14 tokoh adat Saibatin dan Pepadun se-provinsi Lampung menandatangani pernyataan menyatakan polemik maskot Pilkada 2024 KPU Bandar Lampung telah selesai.



















